Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kampus

6.485 Calon Mahasiswa Baru Ikuti Tes UMPTKIN di UINSA, 3 Peserta Butuh Pendampingan

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Syamsul Huda mengungkapkan jumlah pendaftar di jalur tes PTKIN tahun 2018 mengalami peningkatan.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya/sulvi sofiana
Calon mahasiswa Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) di UIN Sunan Ampel (UINSA), Selasa (22/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Sebanyak 6.485 camaba dari 149.140 camaba nasional akan mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) di UIN Sunan Ampel (UINSA), Selasa, (22/5/2018)

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Syamsul Huda dalam rapat Pengarahan PJR dan Pengawas mengungkapkan jumlah pendaftaran di jalur tes PTKIN tahun 2018 mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Yaitu lebih dari 20 peren peningkatan terjadi dari 96.000 pendaftar pada tahun 2017 meningkat menjadi 140.000 lebih pada tahun 2018.

Hal ini, menurut Syamsul mengindikasikan PTKIN semakin diminati. Di samping juga, semakin masifnya peralihan status PTKIN.

“Di Jatim, nyaris sudah tidak ada lagi STAIN. Semua telah beralih status menjadi IAIN. IAIN menjadi UIN. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap PTKIN,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan, bahwa UINSA sebagaimana sebelumnya dalam setiap penerimaan harus menjalani proses seleksi yang ekstra ketat.

Mengingat, dari total pagu yang disediakan sekitar 1.600 kursi, ada 16.000 ribu pendaftar yang mengikuti seleksi.

“Kami tentu berharap, memiliki input dan output yang terbaik. Sehingga proses penjaringan maba pun harus dilakukan dengan baik. UINSA dalam empat tahun terakhir menawarkan beasiswa tahfidz dan bibit unggul untuk menjaring camaba berprestasi,” ujarnya.

Dari 6.173 pendaftar, sebanyak 140 pendaftar akan menjalani tes berbasis komputer, Computer Based Test (CBT) yang berlokasi di Laboratorium terintegrasi UINSA.

Terkait penambahan jumlah pendaftar, UINSA juga telah menambahkan sedikitnya dua lokasi untuk ditempati ujian, yakni gedung Auditorium dan Sport Center and Multipurpose.

“Auditorium dipakai sebanyak 280 peserta dengan 14 setting ruang, dan Sport Center sebanyak 420 peserta dengan 21 setting ruang,” tambah Abdullah Rofiq Mas'ud, Kepala Bagian Akademik UINSA

Sementara peserta difabel, berdasarkan data yang masuk terdapat sekitar 19 pendaftar dengan kebutuhan khusus

Tiga peserta di antaranya, positif membutuhkan fasilitas pendamping, dan beberapa peserta dengan kebutuhan khusus, seperti tunanetra dan kebutuhan khusus lainnya.

“Ada pula yang salah persepsi tentang apa itu berkebutuhan khusus. Setelah dikonfirmasi by telpon menyampaikan dalam kondisi fisik normal, sehingga tidak memerlukan perlakuan khusus. Seluruh peserta dengan kebutuhan khusus, telah kami siapkan ruang ujian di lantai 1 masing-masing lokasi,” terangnya.

Di samping itu, tes UMPTKIN akan menjadi ritme terakhir dari seleksi nasional yang akan dilakukan UINSA sebelum seleksi Jalur Mandiri.

Seleksi ini akan dilanjutkan tahap pengumuman hasil tes pada 10 Juli dan proses pengisian borang UKT pada 12 sampai 14 Juli.

Proses verifikasi sendiri akan dilakukan pada 14 sampai 18 Juli, dan diumukan hasilnya pada 20 Juli.

Ditutup dengan jadwal Registrasi Jalur UM PTKIN pada 30 Juli 2018.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved