Selasa, 21 April 2026

Bom Surabaya

Tetangga Sebut Terduga Teroris yang Tewas di Surabaya Jarang ke Masjid

Teguh, terduga teroris yang disergap Densus 88 di Jalan Sikatan 4/6A Surabaya, oleh tetangga dikenal tak terlalu fanatik dalam beribadah.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Sejumlah petugas berjaga di lokasi penyergapan terduga teroris di Manukan Kulon, Surabaya, Selasa (15/5/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Teguh, terduga teroris yang disergap Densus 88 di tempat indekosnya di Jalan Sikatan 4/6A Surabaya, oleh tetangga dikenal tak terlalu fanatik dalam beribadah.

Komeng, warga yang tinggal di kos sebelah tempat tinggal Teguh, hampir tak pernah melihat Teguh pergi ke masjid.

"Kalau ke masjid, dia seharusnya lewat kos saya," katanya.

Teguh juga dikenal tertutup oleh warga sekitar. Ia jarang berkumpul dan berbincang dengan orang lain. Termasuk dengan Komeng.

"Kalau dibilang kenal, ya kenal. Wong tetangga. Tapi pribadinya, nggak tahu," ungkapnya.

Komeng juga tak tahu apakah Teguh punya pekerjaan. Tapi, ia sering melihat dia di kosan. "Dia kadang kelihatan merokok di sana," ungkapnya. 

Baca: Ledakan Terdengar Setelah Bu Risma Datangi Lokasi Penyergapan Teroris di Manukan Surabaya

Baca: Petugas Pemadam Kebakaran Datangi Lokasi Penyergapan Teroris di Manukan Surabaya

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved