Bom Surabaya

Polisi Mengaku Tak Goyah Diserang Pelaku Bom

"Kami tak akan gentar dan goyah menghadapi serangan bom ini. Kami (Polri) akan terus memerangi," sebut Kombes Pol Frans Barung Mangera.

surya/pipit maulidiya
Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dan Prof Abd A'la, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Serangan bom beruntun yang menghentak Surabaya dan Sidoarjo tak membuat Polri gentar dan goyah menghadapi dan memerangi pelaku tetoris.

"Kami tak akan gentar dan goyah menghadapi serangan bom yang terjadi ini. Kami (Polri) akan terus memerangi dan melakukan tindakan," sebut Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim di Mapolda, Senin petang (14/5/2018).

Menurut Barung, tim Densus 88 terus begerak di lapangan melakukan penindakan. Sebanyak 13 pelaku teroris ditindak. Pelaku sebanyak itu, 9 pelaku ditangkap hidup dan empat  ditmbak mati.

"Pelaku ditembak mati, katena saat dilakukan penindakan melawan dan membahayakan," terang Barung.

Para pelaku teroris itu ditangkap dan ditembak di beberapa lokasi di Surabaya dan Sidoarjo. Empat pelaku yang ditembak mati semua saat ditangkap di Sidoarjo.

"Saya tak sebutkan identitas dan lokasi, karena ada hal yang tak perlu diinformasikan. Tim masih berada di lapangan," ucap Barung.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved