Berita Kediri

Aksinya Terekam CCTV, Otak Komplotan Pembobol Sejumlah Konter HP Digulung Polisi

Aksi komplotan ini terungkap karena ulahnya terekam kamera CCTV konter HP yang dibobolnya.

Aksinya Terekam CCTV, Otak Komplotan Pembobol Sejumlah Konter HP Digulung Polisi
SURYAOnline/Didik Mashudi
Ari Kuncoro Putro, otak pelaku pembobolan sejumlah konter HP dan toko diamankan di Mapolres Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Ulah komplotan pembobol konter HP dan toko yang dipimpin Ari Kuncoro Putro (19) berakhir di sel tahanan Mapolres Kediri. Aksi komplotan ini terungkap karena ulahnya terekam kamera CCTV konter HP yang dibobolnya.

Tersangka Ari merupakan warga Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri mengaku telah membobol 7 konter HP dan toko di wilayah Kecamatan Pagu dan Plemahan.

Saat beraksi Ari juga mengajak dua rekannya masing-masing R (15) dan B (15) masih pelajar SMP. Namun setiap aksi pembobolan yang berperan masuk Ari, dua rekannya membantu mengawasi dari luar.

Ulah Ari terungkap saat membobol konter 88 Cell yang ada di Desa Bogo Kidul, Kecamatan Plemahan. Di konter ini pemiliknya memasang kamera CCTV yang letaknya tersembunyi.

Ulah Ari bersama dua rekannya terlihat dari rekaman CCTV, tersangka masuk semula membobol atap genteng serta merusak gembok konter.

Dari TKP pencurian konter 88 Cell pelaku menguras isi konter berupa sejumlah HP baru dan bekas, ratusan kartu perdana Simpati dan Indosat, 50 bungkus rokok berbagai merk serta kotak amal yang ada di konter. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta.

Dari pengembangan kasus, tersangka juga mengaku yang membobol toko Aan Sport di Plemahan dengan nilai kerugian sekitar Rp 2,5 juta. Sedangkan aksi di SDN Jambu 2 kerugiannya mencapai Rp 1,5 juta.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih Wicaksono,SIK saat dikonfirmasi menjelaskan, komplotan pelaku beraksi menggunakan sebuah linggis untuk mencongkel gembok, sarung, tali tampar warna biru dan jaket warna hitam yang dipakai saat membobol konter HP.

"Sebelum beraksi para tersangka berkumpul di rumah pelaku A untuk merencanakan aksi," jelas AKP Hanif, Sabtu (12/5/2018).

Kasus ini terungkap setelah petugas mempelajari rekaman kamera CCTV. Dari hasil penyelidikan kemudian diketahui identitas pelaku bersama dua rekannya.

Sementara Ari mengakui terus terang yang memimpin komplotan pembobol konter HP dan toko. Dua rekannya yang masih di bawah umur perannya hanya yang berjaga di luar.

Hasil barang curian digunakan untuk senang-senang pesta miras dan membeli pil dobel L. Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved