Berita Sidoarjo

Pelaku Usaha di Sidoarjo Dilema Hadapi Cuti Bersama, ini Alasannya

Keputusan cuti bersama selama 10 hari pada libur Hari Raya Idul Fitri membuat para pelaku usaha di Sidoarjo merasa dilema.

surya/irwan syairwan
Ketua Apindo Sidoarjo, Suliyanto (dua dari kanan) dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Keputusan cuti bersama selama 10 hari pada libur Hari Raya Idul Fitri membuat para pelaku usaha di Sidoarjo merasa dilema.

Satu sisi mereka harus menaati keputusan itu. Tapi di sisi lain, pengusaha harus siap rugi ketika meliburkan semua pegawainya sampai 10 hari.

"Cuti bersama kali ini memang panjang sekali. Sementara semakin lama libur, tentu kerugian pengusaha juga semakin banyak," kata Ketua Apindo Sidoarjo Suliyanto, Rabu (9/5/2018).

Meski demikian, pihaknya jelas tidak bisa menolak karena keputusan pemerintah itu sudah terbit Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 18 April 2018.

"Padahal tidak semua perusahaan atau pabrik ada hari libur. Seperti perusahaan dapur cor, atau perusahaan pembuatan kaca, tidak bisa libur karena mesinnya tidak bisa dimatikan," sambungnya lewat saluran telepon.

Karena kendala peralatan pabrik itu, tentu mereka harus rela mengeluarkan lebih banyak uang lembur untuk pegawainya jika ingin mesin tetap beroperasi. "Jelas ini dilema bagi pelaku usaha," tandasnya.

Tapi lagi-lagi Apindo juga tidak bisa menghalang-halangi apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah. Meski dilema, mereka tetap harus menerima keputusan ini.

Yang bisa dilakukan, lanjut dia, hanya berupaya mencari solusi terbaik bagi kelangsungan perusahaan dan karyawan. Apalagi menjelang Ramadan seperti ini, pengusaha juga sudah mulai memikirkan kewajiban membayar THR.

"Jadi dalam hal ini kita tidak bisa bilang setuju atau tidak setuju. Yang pasti pelaku usaha cuma bisa berusaha mencari solusi terbaik. Untuk perusahaan yang mesinnya tidak bisa berhenti, tentu harus memikirkan pola libur atau lembur bergantian supaya tetap jalan," urainya.

Dalam Surat Keputusan Bersama tersebut diputuskan cuti bersama pada libur Idul Fitri 2018 ini selama 10 hari, terhitung mulai dari 11 Juni hingga 20 Juni 2018.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved