Mengaku Khilaf, Kapolres Karawang Minta Maaf ke TNI Usai Pernyataan 'Gulung Kopassus dan Marinir'

Beredar video Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, mengatakan dalam menegakkan kebenaran akan menggulung siapapun yang melakukan pelanggaran

Mengaku Khilaf, Kapolres Karawang Minta Maaf ke TNI Usai Pernyataan 'Gulung Kopassus dan Marinir'
Kolase Tribunnews

SURYA.co.id - Beredar video Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, mengatakan bahwa dalam menegakkan kebenaran akan menggulung siapapun yang melakukan pelanggaran. Termasuk Kopassus, maupun Marinir.

Hal itu disampaikan dalam  melaksanakan pengamanan unjuk rasa dari Karang Taruna dan warga desa Sukaluyu kecamatan Teluk Jambe Timur di kawasan di kawasan KIIC, di PT Indotech, Selasa (8/5) kemarin.

Video ini dibagikan oleh Narse Tribhuana di akun facebooknya, Kamis (10/5/2018).

Ada tiga video yang diunggah, video pertama saat melaksanakan pengamanan, kedua dan ketiga, minta maaf kepada institusi TNI.

Sebagaimana diketahui saat pernyataan itu dikemukakan Kapolres ketika memimpin langsung pelaksanaan pengamanan dengan melibatkan Unit Dalmas Sat Sabhara dan personel Polsek Teluk Jambe timur di bawa pimpinan Komisaris Polisi (Kompol) Ahmad Mulyana.

Situasi unjuk rasa dilaporkan sempat memanas karena massa aksi mendorong-dorong pagar PT Indotech dan memaksa masuk, namun dihalau oleh Unit Dalmas Polres Karawang dan personel Polsek Teluk Jambe Timur.

Setelah situasi mereda dan massa dapat dikendalikan, Kapolres Karawang AKBP Hendy memberikan peringatan dengan nada tinggi kepada massa aksi.

“Mau dari Kopassus saya gulung semua, saya tidak pernah peduli. Kalau saya menegakkan kebenaran, siapapun di hadapan saya, akan saya gulung semua. Apalagi kalau ada marinir di depan saya, harusnya lebih taat aturan, harus bisa mengendalikan masyarakat sipil,” kata Kapolres dalam cuplikan video yang viral media sosial.

Pernyataan Kapolres Karawang membuat tersinggung Kopassus dan Korps Marinir.

Dan usai dilakukan koordinasi dan klarifikasi, akhirnya AKBP Hendy secara resmi meminta maaf atas ucapannya yang menyudutkan Kopassus dan Marinir khususnya dan kepada seluruh institusi TNI pada umumnya.

Halaman
12
Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved