Berita Surabaya

Bocah 6 Tahun Buka Perpustakaan Boneka di Taman Bungkul, Wajib Cuci Tangan Sebelum Pegang Boneka

Salah satu sudut Taman Bungkul sore ini tampak ramai. Seperti ada kegiatan diskusi melingkar dengan peserta anak-anak.

Bocah 6 Tahun Buka Perpustakaan Boneka di Taman Bungkul, Wajib Cuci Tangan Sebelum Pegang Boneka
surya/sugiharto
Seorang seniman, Bahana mendongeng menggunakan boneka tangan di Taman Bungkul disaksikan pengunjung. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Salah satu sudut Taman Bungkul sore ini tampak ramai. Seperti ada kegiatan diskusi melingkar dengan peserta anak-anak, yang belakangan diketahui adalah kegiatan perpustakaan boneka.

"Selamat sore teman-teman, ketemu lagi nih di perpustakaan boneka. Di sini sudah ada Nada dan Ayahnya. Ayo kita main bersama di sini, jangan lupa cuci tangan dulu pakai antiseptik kemudian tulis namanya masing-masing ya. Nah siapa yang mau dengar dongeng?" Sapa seorang pria berkacamata sambil memegang boneka, ditemani seorang anak kecil diketahui bernama Nada.

Keseruan terlihat dari wajah anak-anak kecil itu, mereka menyimak dongeng Bebek Buruk Rupa dengan seksama sambil sesekali memberikan tepuk tangan.

Siapa sangka, ide perpustakaan boneka itu ternyata tercetus dari seorang bocah 6 tahun.

Usia Annada Sanjiwani Patria, memang masih 6 tahun. Gadis kecil ini bahkan masih TK B di Taman Anak-anak Pelangi Ceria, Waru Sidoarjo.

Namun, idenya untuk meminjamkan boneka, bukan sesuatu yang biasa. Nada panggilan akrab anak pasangan Bahana Patria Gupta (37) dan Idealita Ismanto (32) ini awalnya menyeletuk begitu saja, di bibir mungilnya.

"Ide muncul saat Nada ngobrol sama ayahnya, nyeletuk aja. 'Yah, ayo kita pinjamkan boneka yuk yah'. Kami memang punya boneka tangan banyak. Lalu saya dan suami mencoba membuat hal itu terwujud, dengan perpustakaan boneka," kisah Dea, panggilan akrab sang Ibu, Rabu  (9/5/2018).

Perempuan berkacamata ini mengaku jika ide putrinya itu pun membuatnya yakin, bahwa anak akan menjadi lebih peka dan berempati dengan sesama.

Sementara untuk perpustakaan boneka, Nada tetap menjadi CEO-nya, dia bertugas mempersiapkan segala sesuatunya.

Misalnya prosedur peminjaman boneka, Nada sendiri yang siapkan tata caranya. Yaitu menggunakan sabun antiseptik sebelum dan sesudah meminjam boneka supaya bersih

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved