Netizen Marah Rumah Dodi Triono Korban Pembunuhan Sadis Jadi Uji Nyali, Begini Kondisinya Kini

Sudah setahun lebih kejadian tragis penyekapan dan perampokan di sebuah rumah mewah di kawasan Pulomas, Jakarta, berlalu.

Netizen Marah Rumah Dodi Triono Korban Pembunuhan Sadis Jadi Uji Nyali, Begini Kondisinya Kini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Korban selamat Zanette Kalila (13) menangis saat melihat jenazah ayah dan saudaranya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (28/12/2016). 

"Rumah ini bukan tempat yang menyeramkan seperti kalian saksikan dan bukan tempat "rekreasi" yang kalian bisa kunjungi setiap saat.

Tempat ini merupakan dimana saya mendapat rasa nyaman dan kehangatan yang tidak pernah ada habisanya.

Saya hanya ingin teman-teman tahu, bahwa keluarga saya berpulang ke pangkuan Allah dengan tenang.

Dan saya yakin, mereka tidak ingin menjadi kenangan yang menakutkan, melainkan kenangan indah yang didoakan.

Jadi, mohon sekiranya teman-teman untuk tidak berprasangka buruk terhadap rumah tersebut dan tidak mempercayai berita-berita hoax yang tersebar di internet untuk menghargai mendiang keluarga saya.

Terima kasih.

Salam, Anet dan keluarga."

Tak hanya Anet, istri kedua almarhum Dodi Triono, Almyanda Saphira juga mengungkapkan kekesalannya dengan pemilihan tempat uji nyali itu.

Ia bahkan sempat mempertanyakan apa tujuan memilih tempat itu sebagai lokasi uji nyali.

"Mau uji nyalinya kenapa ngga langsung minta ijin ke dalam saja... langsung berdiam diri di dalam kamar mandi..dalam kegelapan...tanpa udara..ngapain di luar pagar yang banyak orang dan satpam2....terang benderang..bisa nafas enak.. bnr2 bodoh...

ngga minta ijin tapi menggambarkan keadaan yg bnr2 ngaco nich program tv..secara aku dan anette...teman2 kk dan Doddy Triono tak jarang sampai malam disana dan nyaman2 saja....maksudnya apa yaa? Jangan sampai karena berita ini kami menempuh jalur hukum...siap2 saja untuk itu..."

Seperti diketahui, pada tanggal 29 Desember 2016, publik dikejutkan dengan berita penyekapan rumah mewah di Pulomas, milik arsitek Dodi Triono.

Dodi Triono adalah seorang arsitek yang kaya raya dan juga memiliki perusahaan properti.

Pelaku menyekap 11 orang di dalam kamar mandi berukuran 1,5 meter X 1,5 meter tanpa ventilasi dan dikunci dari luar.

Korban yang tewas ada 6 orang, dan 5 orang lainnya mengalami luka.

6 orang yang tewas adalah Dodi Triono sendiri, Diona Arika Andra Putri (anak pertama), Dianita Gemma Dzalfayla (anak ketiga), Amalia Calista alias Amel (teman Gemma yang menginap), Sugiyanto (supir), Tarso (supir).

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul : Setahun Dipasarkan, Rumah Mewah TKP Pembunuhan Sadis di Pulomas Tak Kunjung Laku Dijual

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved