Sabtu, 11 April 2026

Liputan Khusus

Rogoh Kocek Pribadi Agar Bimbingan Belajar Gratis untuk Anak-anak Tetap Berjalan

Di Rumah Bangkit, biaya operasional awalnya hanya menggunakan dana pribadi Narsih dan beberapa relawan yang peduli.

SURYA.co.id | SURABAYA - Aktivitas di bimbel gratis bukan berarti tanpa pendanaan.

Meski tampak sederhana, pengelolaan tempat semacam itu tetap membutuhkan uang untuk terus berjalan.

Di Rumah Bangkit, biaya operasional awalnya hanya menggunakan dana pribadi Narsih dan beberapa relawan yang peduli.

Ia kemudian membuka donasi.

“Rp 10.000 per bulan bagi yang mau berdonasi. Tapi tidak banyak berjalan,” ujarnya tersenyum.

Sementara untuk bimbel Karang Taruna Sepuluh, pendanaan juga diperlukan.

Salah satunya buat memberi apresiasi kepada anak-anak yang berprestasi.

Ketua RT 02/RW 03 Andry Herdianto menjelaskan, biaya operasional bimbel selama ini diambil dari kantong pribadi.

Selain itu, uang yang didapat dari hasil lomba tingkat RT sebagian juga disisihkan untuk aktivitas rutin mingguan tersebut.

“Kami kadang makan bareng bersama anak-anak di sini. Setiap ada rezeki,” kelakarnya. (Aflahul Abidin/Wiwit Purwanto)

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved