Berita Surabaya

Ini Kronologi Terbongkarnya Gudang Penimbunan 70,7 Ton Bawang Merah dan Bombai di Surabaya

Gudang itu digerebek, setelah polisi melakukan penyelidikan peredaran bawang merah impor di Pasar Pabean dan lainnya di Surabaya.

Ini Kronologi Terbongkarnya Gudang Penimbunan 70,7 Ton Bawang Merah dan Bombai di Surabaya
surya/fatkhul alamy
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto dan Kepala Seksi Tanaman Sayur dan Tanaman Obat Dinas Pertahanan Pangan Pemprov Jatim, Indrawati mengecek bawang merah dan bombai saat di gudang PT Jakarta Sereal Jl Kasuari, Surabaya, Senin (7/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar gudang yang menimbun bawang merah dan bombai 70,7 ton di gudang PT Jakarta Sereal Jl Kasuari 35 Surabaya. Polisi sudah mengincar gudang PT Jakarta Sereal dan akhirnya digerebek pada 3 Mei 2018.

Gudang itu digerebek, setelah polisi melakukan penyelidikan peredaran bawang merah impor di Pasar Pabean dan lainnya di Surabaya.

Keterangan para pedagang pasar mengatakan kepada polisi, jika bawang merah dan bombai asal India itu disuplai dari PT Jakarta Sereal.

"Ternyata ada timbunan bawang impor asal India, padahal bawang impor tak boleh masuk ke Indonesia," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Senin (7/5/2018).

Begitu di Gudang PT Jakarta Sereal, polisi melakukan pengecekan dokumen impor yang dimiliki perusahaan ini. Bawang merah dan bombai ini diimpor pada 30 April sebanyak 4 kontainer berukuran 40 kaki sebanyak 114,9 ton.

Rinciannya, sebanyak 8,1 ton memiliki diameter di atas 5 cm dan 106,8 ton berdiameter di bawah 5 ton.

Menurut Setyo, bawang merah dan bombai impor yang memiliki diameter di bawah 5 cm dan ditimbun di gudang PT Jakarta Sereal sebanyak 707 ton. Sedangkan 34,2 ton wudah terjual.

"Sebelum menggrebek gudang ini, kami juga berkoordinasi dengan Pemprov Jatim," jelas Setyo.

Kepala Seksi Tanaman Sayur dan Tanaman Obat Dinas Pertahanan Pangan Pemprov Jatim, Indrawati, menambahkan memang bawang merah dan bombai impor sudah tak boleh masuk ke Indonesia.

"Bawang merah dan bombai yang boleh diimpor itu yang berukuran diameter minimal 5 cm. Sedang bawang ini diameternya di atas 5 cm," imbuh Indrawati.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved