DBL Indonesia

Freedom Squad SMAN 1 Gresik, Gambarkan Kebebasan lewat Dance

Sembilan perempuan berbaju oranye ala tahanan berdiri berimpitan di sebuah kotak hitam. Di belakang baju mereka, terdapat tulisan 'TERCYDUK'.

Penulis: Delya Octovie | Editor: Parmin
surya/dely octovie
Tim dance SMAN 1 Gresik 'Freedom Squad' menggambarkan kebebasan lewat tarian bertema bebas dari penjara, Minggu (6/5/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sembilan perempuan berbaju oranye ala tahanan berdiri berimpitan di sebuah kotak hitam. Di belakang baju mereka, terdapat tulisan 'TERCYDUK'.

Raut wajah mereka menggambarkan kesedihan karena tidak bisa keluar dari kotak tersebut.

“Kali ini kami ingin menunjukkan konsep bebas dari penjara gitu,” tutur Noor Shania Fardana (16), kapten tim dance SMAN 1 Gresik ‘Freedom Squad’.

Kata ‘TERCYDUK’ untuk menunjukkan bahwa mereka terciduk atau ketahuan melakukan suatu kejahatan, kemudian dihukum masuk penjara.

Di tengah-tengah performance, Freedom Squad yang telah menari di luar kotak, tiba-tiba kembali lagi ke dalam kotak.

Kemudian mereka membuka baju oranye mereka, menampilkan kaus kuning beraksesoris bling-bling, dengan logo UBS di tengahnya.

“Part itu adalah point dance kami. Itu menunjukkan bahwa kami sudah bebas,” jelasnya.

Performance ditutup dengan Freedom Squad mengelilingi kotak tersebut dengan raut bahagia, seakan menunjukkan kebahagiaan mereka telah bebas dari penjara.

“Kami ingin menunjukkan kebebasan itu seperti apa sih kalau ditunjukkan lewat dance,” ujarnya.
--
Sent from Mail.Ru app for Android

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved