Berita Mojokerto

Identitas Bocah Perempuan Tewas Mengapung di Sungai Gedeg Mojokerto Terungkap, Asal Jombang

Terungkapnya Identitas jenazah tersebut setelah pihak keluarga membenarkan kalau korban adalah anaknya.

Identitas Bocah Perempuan Tewas Mengapung di Sungai Gedeg Mojokerto Terungkap, Asal Jombang
surya/mohammad romadoni
Keluarga korban berada di kamar mayat RSUD RA Basoeni. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Tim Identifikasi Polresta Mojokerto akhirnya berhasil mengungkap identitas jenazah bocah perempuan yang ditemukan tewas hanyut di sungai Desa Ngares, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Identitas korban bernama Zulfarah Rahmawati (6), warga Dusun Keboan Lor, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Hadi Prayitno, mengatakan terungkapnya Identitas jenazah tersebut setelah pihak keluarga membenarkan kalau korban adalah anaknya.

"Korban merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara," ujarnya dijumpai di Polresta Mojokerto, Sabtu (5/5/2018).

Hadi mengatakan berdasarkan kesaksian pihak keluarga sempat melihat korban menemui ayahnya sebelum salat Jumat, (4/5/2018) di sekitar rumah.

Adapun di belakang rumah korban terdapat aliran sungai. Biasanya, korban seringkali menyebrangi sungai melalui balok kayu yang dipalangkan di antara ujung sungai menuju rumah neneknya persis di belakang kediamannya.

"Diduga korban terpeleset ketika menyebrangi balok kayu itu sehingga terjebur hingga tenggelam ke dalam sungai," jelasnya.

"Kedalaman sungai 125 sentimeter," imbuhnya.

Menurut dia, korban tewas tenggelam hingga terseret arus sungai sejauh lebih dari 3 kilometer. Jasad korban ditemukan warga mengapung di aliran sungai di depan makam Desa Ngares, Kecamatan Gedeg.

"Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Kejadian ini murni musibah," terangnya.

Baca: Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Gedeg Mojokerto. Ini Ciri-cirinya

Informasinya, korban telah terbiasa menyeberangi balok kayu itu untuk mempersingkat waktu menuju ke rumah neneknya. Pihak keluarga tidak curiga saat korban menghilang lantaran mengira korban berada di rumah neneknya.

Pihak keluarga mencari keberadaan korban pada sore dan sempat melakukan pencarian bersama warga setempat.

"Jenazah korban telah diserahkan pada pihak keluarga untuk dikebumikan," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved