Citizen Reporter

Dicari: Nikmat Kopi di Tengah Kebun Kopi

Jika yang dicari adalah racikan dengan standar rasa yang sama persis, Kopi Merah Jambuwer berbeda. Penyajiannya masih mengunakan teknik sederhana.

Dicari: Nikmat Kopi di Tengah Kebun Kopi
ist

Sekarang, banyak bermunculan nama-nama desa wisata baru di Malang Raya demi mendukung program pemerintah untuk menciptakan desa mandiri. Salah satu yang patut dikunjungi adalah desa mandiri penyaji kopi.

Namanya Kopi Merah Jambuwer. Itu kopi desa yang tidak disangka mampu menyabet gelar juara 3 pada Festival Kopi Nasional untuk kategori cita rasa kopi.

Menurut Teguh, salah satu pengagas Kopi Merah Jambuwer, mereka tidak membayangkan akan menyabet gelar itu. Sejak awal, proyek Kopi Merah Jambuwer bertujuan untuk mengerakkan ekonomi masyarakat Desa Jambuwer serta sebagai jalan menuju desa mandiri dengan menjadi desa wisata.

Bagi para penikmat kopi yang penasaran dengan Kopi Merah Jambuwer dapat mengunjungi kedai kopi merah yang berlokasi di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang atau kunjungi laman sosial media IG @kopimerahjambuwer. Letak kedai berdekatan dengan kebun Kopi Merah Jambuwer dan tempat produksi.

Lokasinya yang berdekatan dengan persawahan memberikan kesan kedai kopi yang asri dan nyaman. Hal itu ditekankan karena Kopi Merah Jambuwer digunakan sebagai branding awal desa wisata yang akan dikembangkan.

Dari segi rasa, secangkir kopinya berani diadu dengan racikan barista di kafe-kafe di kota. Dari segi harga, secangkir kopi di Kopi Merah Jambuwer sangat terjangkau kantong mahasiswa, karena berkisar Rp 3.000 hingga Rp 8.000.

Jika yang dicari adalah racikan dengan standar rasa yang sama persis seperti di kafe-kafe, tempat ngopi yang satu itu mungkin berbeda. Maklum, penyajian Kopi Merah Jambuwer masih mengunakan teknik-teknik yang sederhana. Bagi sebagian orang, mesin canggih lebih presisi mengolah dan menakar.

Akan tetapi, penikmat kopi sejati akan merasakan racikan rumahan yang sederhana dengan dimanjakan aroma dan rasa yang khas dari Kopi Merah Jambuwer.

Duduk nyaman dengan secangkir kopi tanpa sentuhan mesin sambil menikmati pemandangan pedesaan dan suasana perkebunan kopi menjadi nilai plus yang tidak akan didapat di kafe-kafe kota.

Jika kebun kopi berbunga, berbuah, atau panen, itu bisa disaksikan juga. Pengunjung dapat melihat bagaimana Kopi Merah Jambuwer diproduksi mulai pemilihan bibit unggul, penanaman, perawatan, pemanenan kopi, hingga diproses lebih jauh agar menghasilkan bubuk kopi yang siap untuk diseduh dan dinikmati para pecinta kopi.

Sintiya Wahyu Handayani
Mahasiswa Pendidikan Sejarah
Universitas Negeri Malang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved