Berita Surabaya

USBN SD Hari Pertama di Surabaya, Siswa Pilih Kerjakan Esai Tanpa Huruf Tegak Bersambung

Dinas Pendidikan tidak mewajibkan pengerjaan esai pada soal USBN dengan huruf tegak bersambung.

USBN SD Hari Pertama di Surabaya, Siswa Pilih Kerjakan Esai Tanpa Huruf Tegak Bersambung
surya/sulvi sofiana
Siswa SDN Margorejo 1 usai mengerjakan USBN hari pertama, Kamis (3/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD hari pertama berlangsung, Kamis (3/5/2018).

Kepala Sekolah SDN Margorejo 1, Umintrah mengungkapkan siswa disekolahnya sudah dipersiapkan melalui try out dan pembekalan materi dua minggu sebelum ujian.

"Memang ada esainya, tapi tidak harus menulis tegak bersambung. Sebisanya siswa,"ujarnya usai pelaksanaan USBN.

Menurutnya Dinas Pendidikan tidak mewajibkan pengerjaan esai pada soal USBN dengan huruf tegak bersambung.

Karena instruksi ini dilakukan mendekati hari ujian.

"Yang penting anak nyaman mengerjakan saja, tidak harus tegak bersambung,"urainya.

Di beberapa sekolah diketahui telah memberikan instruksi menjawab dengan tegak bersambung sebagai pilihan mengerjakan soal esai.

Raina Febriani Aza (12), siswa kelas VI SDN Margorejo 1 mengungkapkan terakhir belajar menulis tegak bersambung saat dirinya kelas III.

Sehingga ia merasa tidak percaya diri jika harus menjawab soal tegak bersambung.

"Nggak biasa saja (menulis tegak bersambung), nggak wajib juga tadi. Jadi tadi mengerjakan dengan tulisan biasa," ujar siswa yang ingin meneruskan ke SMPN 39 Surabaya ini.

Sementara itu, Sunarti (42), wali murid siswa kelas VI mengungkapkan cukup yakin anaknya mampu mengerjakan tulisan tegak bersambung karena sudah latihan sejak kelas satu.

"Dari sekolah ada bimbel sejak pertengahan semester, semalam juga masih les. Jadi saya rasa apapun soalnya anak saya bisa mengerjakan," tegasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved