Berita Surabaya

Siswi SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Dibekali Kemampuan Bela Diri Wanita

Kekerasan terhadap perempuan marak, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya membekali para siswinya dengan kemampuan bela diri

SURYA.co.id | SURABAYA - SMA Muhammadiyah 10 Surabaya menerapkan pembelajaran terpisah antara siswa dan siswinya. Mulai tahun ajaran 2017/2018 ini, siswa perempuan mengikuti pembelajaran dalam gedung yang berbeda dengan siswa laki-laki.

Kepala Sekolah SMA M 10 Surabaya, Sudarusman mengungkapkan salah satu kekhasan kelas putri ini ialah adanya tambahan materi kecakapan khusus keputrian seperti Pendidikan Bela Diri Wanita.

Materi belajar yang satu ini menjadi sangat penting karena maraknya kejadian-kejadian mengenai kekerasan psikis dan fisik terjadi pada perempuan. Sudah sekitiar dua minggu, siswi putri di sekolah ini diajarkan materi ini.

“Materi ajar bela diri wanita ini kami wajibkan kepada seluruh siswi putri. Hal ini karena maraknya kekerasan kepada kaum perempuan di jalanan. Jadi, mereka harus siap menghadapi tantangan itu dengan menguasai dasar-dasar bela diri,” ujarnya pada SURYA.co.id, Kamis (3/5/2018).

Setiap minggunya siswa mendapat sekali teori dalam kelas dan dua kali praktek lapangan. Selain memberikan kecakapan tata boga dan tata rias.

Roudhotul Magfirah, pengajar bela diri mengungkapkan pembelalaran ini sebenarnya adalah aplikasi pengembangan dari olahraga siIat Tapak Suci. Namun, khusus putri diberikan gerakan-gerakan untuk menangkal serangan penjahat yang nungkin ditemui ketika beraktifitas di jalan.

“Gerakan menangkis dari depan, arah belakang, dan kanan-kiri, serta menghindar . seap teknik akan diajarkan lima kali pertemuan,” lanjutnya.

Para siswi perempuan juga tampak antusias mengikuti pembelajaran. Bu Firo dibantu iuga oleh Naura Dzarrin dan Putri Chintya dalam mengajar hari itu. Dua siswi tersebut baru saja meraih prestasi menjuarai O2SN tingkat SMA cabang pencak silat pekan lalu. Mereka adalah salah satu produk pembinaan prestasi sekolah putri.

"Jadi, mengajak mereka untuk turut serta menularkan iimunya kepada teman sebaya akan memberikan semangat tersendiri. Semacam penghargaan khusus untuk Naura dan Putri. Teman-temannya juga tambah senang karena yang mengajar teman sendin,”terangnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved