Berita Tulungagung

Jadi Korban Penipuan, Dua Warga Tulungagung Ngadu ke DPD II Golkar, Seperti Ini Modusnya

Keduanya mengaku menjadi korban penipuan modus CPNS yang dilakukan Ryn, anggota DPRD Tulungagung Fraksi Golkar.

Jadi Korban Penipuan, Dua Warga Tulungagung Ngadu ke DPD II Golkar, Seperti Ini Modusnya
surya/david yohannes
Dua warga yang mengaku korban penipuan Ryn mengadu ke DPD II Golkar Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dua warga mengadu ke Kantor DPD II Golkar Tulungagung, Rabu (2/5/2018) siang.

Keduanya mengaku menjadi korban penipuan modus CPNS yang dilakukan Ryn, anggota DPRD Tulungagung Fraksi Golkar.

Keduanya adalah Sri Ekowati, warga Sukowidodo, Kecamatan Karangrejo dan Tri Wahyudi warga Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol.

Tri mengaku telah membayar kepada Ryn sebesar Rp 135,5 juta, agar istrinya bisa diangkat dari guru honorer menjadi CPNS.

Sementara Sri mengaku telah membayar kepada Ryn sebesar Rp 95 juta, agar diangkat menjadi CPNS di BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Tri, pihaknya sebenarnya sudah berniat melapor ke Reskrim Polres Tulungagung.

Namun karena ingin uangnya kembali, Tri diarahkan ke DPD II Golkar Tulungagung.

"Karena kalau masuk ranah hukum, nantinya malah pelakunya dihukum dan uangnya tidak kembali," ucap Tri.

Tri membayar kepada uang itu Ryn lewat perantaranya bernama Sbr.

Uang Rp 135,5 juta diangsur sebanyak 13 kali selama tahun 2013.

Sedangkan Sri mengangsur uang Rp 95 juta sebanyak lima kali, sekali di tahun 2014 dan empat kali di tahun 2015.

"Sampai sekarang belum ada kejelasan dari Bu Ryn. Saya ingin uangnya dikembalikan saja," ucap Tri.

Sebelumnya Ryn juga dilaporkan warga Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat karena kasus yang sama.

Namun kasusnya selesai setelah pelapor mencabut laporannya di polisi.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved