Berita Malang Raya

Suasana Haru Biru Saat Sidang Pembacaan Vonis Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko

Suasana haru biru berlangsung di Pengadilan Tipikor saat sidang pembacaan vonis untuk mantan wali kota Batu, Eddy Rumpoko berlangsung.

Suasana Haru Biru Saat Sidang Pembacaan Vonis Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko
surya/m taufik
Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (27/4/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Melihat majelis hakim sudah memasuki ruang sidang, puluhan pendukung Eddy Rumpoko langsung berduyun-duyun ikut masuk ke ruang sidang. Mereka ingin melihat langsung proses pembacaan putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya tersebut.

Semua kursi di dalam ruang sidang penuh, mereka tetap memaksa masuk. Sebagian rela duduk lesehan di lantai, sebagian memilih berdiri. Ruang sidang pun penuh sesak.

Petugas kemanan pengadilan, personil polisi dan Brimob terlihat terus menjaga ketat jalannya sidang. Semua tampak siaga penuh selama sidang berlangsung.

Sekitar pukul 10.15 WIB, sidang dimulai. Tiga orang hakim bergantian membaca amar putusannya. Raut wajah lima orang jaksa penuntut umum dari KPK maupun lima penasehat hukum ER tampak sama-sama tegang. Tak terkecuali puluhan orang yang berjubel di ruang sidang tersebut.

Ketika hakim menyatakan dakwaan primer jaksa tidak terbukti, tim penasehat hukum terlihat lebih sumringah. Demikian pula para pendukung ER. Sebaliknya tim JPU KPK tampak lebih tegang.

Sementara ketika hakim menyatakan dakwaan subsider terbukti, giliran tim jaksa yang terlihat sumringah. Sebaliknya bagi tim penasehat hukum dan para pendukung.

Suasana sidang tetap hening. Semua terlihat khusuk mendengarkan hakim membaca amar putusannya. Sampai ketika Ketua Majelis Hakim Unggul Warso Mukti menyatakan ER bersalah dan menjatuhkan vonisnya, suasana kesedihan mulai terasa.

Beberapa perempuan yang hadir di ruang sidang seperti tak mampu membendung air matanya. Beberapa di antara mereka terlihat sembab sambil berulang kali mengusap air matanya menggunakan tisu. Beberapa pria juga terlihat demikian, meski jumlahnya terhitung sedikit.

Sementara ER sendiri tampak sangat tegar. Beberapa saat setelah hakim membaca putusannya, ER berdiri menghampiri tim kuasa hukumnya. Mereka berdiskusi sejenak kemudian ER kembali duduk dan menyatakan pikir-pikir atas putusan itu.

Begitu sidang ditutup, ER juga bergegas menyalami satu persatu hakim dan tim jaksa dari KPK. Setelah itu dia berjalan menuju keluar sidang, dan langsung disambut pelukan keluarga serta sejumlah pendukungnya.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved