Berita Gresik

Kapolres Gresik Ajak Pengurus Serikat Pekerja Rayakan May Day dengan Fun Day di Kampung Pekerja

Kapolres Gresik AKBP, Wahyu S Bintoro, mengatakan dalam merayakan May Day tidak harus dilakukan dengan unjuk rasa turun ke jalan.

Kapolres Gresik Ajak Pengurus Serikat Pekerja Rayakan May Day dengan Fun Day di Kampung Pekerja
surya/sugiyono
Kapolres Gresik Wahyu S Bintoro koordinasi dengan Sekber SP/SB untuk menyikapi May Day menjadi Fun Day, Jumat (27/4/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK – Polres Gresik mengajak para pengurus Sekretariat Bersama (Sekber) Pekerja Serikat dan Serikat Buruh (SP/SB) untuk membentuk kampung Sekber SP/SB. Hal ini untuk membantu para pekerja yang masih hidup kurang mampu.

Kapolres Gresik AKBP, Wahyu S Bintoro, mengatakan dalam merayakan May Day tidak harus dilakukan dengan unjuk rasa turun ke jalan.

Namun, dalam memperingati hari kemerdekaan buruh bisa dilakukan dengan mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota.

Wahyu mencontohkan seperti adanya santunan anak pekerja yang yatim piatu atau membedah rumah pekerja yang masih kurang mampu.

Mantan Kapolres Bojonegoro ini juga menyarankan agar para serikat pekerja tetap menyampaikan aspirasinya dengan melayangkan surat kepada dinas terkait sehingga tidak perlu sampai ada unjuk rasa.

“Aspirasi tetap tersalurkan tidak menunggu May Day, bisa melalui surat ke dinas terkait, DPRD dan Bupati. Tidak perlu panas-panasan, toh hasilnya sama. Nanti juga saya sampaikan ke DPRD dan Bupati,” kata Wahyu, di acara pertemuan menyambut May Day di warung Bukit Giri, Kebomas, Jumat (27/4/2018).

Wahyu mengajak para pimpinan Sekber SP/SB membuat program Pos Jago (Program Polisi Jagongan). Dari Pos Jago tersebut akan diadakan komunikasi bersama serikat pekerja dan tokoh masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Termasuk kampung Sekber SP/SB bisa untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja,” imbuhnya.

Program Pos Jago mendapat dukungan dari serikat pekerja yang tergabung dalam Sekber SP/SB, sebab selama beberapa puluh tahun jarang ada Kapolres yang memperhatikan aspirasi para pekerja.

“Dulu pernah ada Kapolres yang dekat dengan para serikat pekerja setelah itu pindah tugas. Sekarang ditugaskan Kapolres Gresik yang baru dan peduli terhadap pekerja. Semoga ini menjadi solusi untuk mencegah perselisihan hubungan industrial,” kata Ali Muhsin, ketua SPSI Kabupaten Gresik dan pengurus Sekber SP/SB.

Ali juga menegaskan bahwa para perwakilan pekerja akan tetap unjuk rasa untuk menuntut upah minimum sektoral kota/kabupaten (UMSK).

“Kita tidak akan unjuk rasa jika tuntutan UMSK sudah ditandatangani oleh Pak Bupati. May Day besok teman-teman di Gresik tidak ada unjuk rasa, tapi kita mencari di Kantor Gubernur. Semoga pak Kapolres bisa menjadi menjembatani sehingga seluruh keinginan kami bisa dipenuhi,” ucapnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved