Breaking News:

Rendra Hadi Kurniawan, Penghina Nabi Muhammad SAW Alami Gangguan Jiwa? Berikut Faktanya

Rendra Hadi Kurniawan, pria penghina Nabi Muhammad SAW akhirnya ditangkap polisi. Benarkah Dia Mengalami Gangguan Jiwa?

Penulis: M Taufik | Editor: Musahadah
Facebook
Rhendra Kurniawan 

SURYA.co.id | SURABAYARendra Hadi Kurniawan, pria penghina Nabi Muhammad SAW akhirnya ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mojokerto di Dusun Jarakan Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kamis (26/4/2018).

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M. Fery mengungkapkan, motif pelaku membuat video yang mengandung ujaran kebencian terhadap agama itu didasari bisikan yang diperolehnya.

Dalam rekaman video viral di medsos pelaku telah menjelek-menjelekkan Nabi Muhammad dan juga menjelek-menjelekkan umat Islam dan lainnya.

"Alasan pelaku melakukan hal itu yakni mempunyai penglihatan lain yang dia sampaikan itu benar," pungkasnya.

Di bagian lain Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio mendapat informasi bahwa Rendra dalam video-video sebelumnya terlihat mengalami gangguan jiwa. Seperti, berbicara dengan pohon dan lukisan.

"Itu video lama sekitar November 2017 dan Januari 2018. Yang baru, ya dia menghina Nabi Muhammad itu," tukasnya.

Sebelumnya terungkap Rendra ternyata kader Partai Demokrat. 

Rendra Hadikurniawan ditangkap polisi.
Rendra Hadikurniawan ditangkap polisi. (surya/mohammad romadoni)

Menanggapi beredarnya video ujaran kebencian itu, partai berlambang segitiga mercy ini pun langsung mengambil sikap tegas dengan memberikan sanksi pemecatan kepada yang bersangkutan.

Hal ini dibuktikan dengan beredarnya surat permohonan pencabutan kartu dari DPC Demokrat kabupaten Sidoarjo kepada DPP Partai Demokrat. Di surat tersebut, tercantum nama Rendra Hadikurniawan dengan nomor KTA: 351000233.

Renville Antonio membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat tembusan dari DPC PD Kabupaten Sidoarjo terkait permohonan pencabutan KTA Partai Demokrat yang bersangkutan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved