Berita Blitar
Sering Dikomplain, Pemkot Blitar Bangun Tempat Parkir di Wisata Sumber Udel
Pemkot Blitar juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk pembangunan tempat parkir di kawasan itu.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar berencana membangun tempat parkir untuk kendaraan pengunjung di kawasan wisata Water Park Sumber Udel (WPSU). Sebab, selama ini banyak komplain dari masyarakat terkait parkir kendaraan pengunjung di tempat wisata itu.
"Rencananya, pembangunan tempat parkir kendaraan di WPSU akan dilakukan tahun ini. Kami sudah sering mendapat komplain dari masyarakat soal parkir di lokasi itu," kata Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Heru Santoso, Senin (23/4/2018).
Saat ini, lahan parkir di WPSU memang kurang memenuhi syarat. Luas lahan parkir tidak sebanding dengan jumlah kendaraan pengunjung yang datang ke tempat wisata itu.
Lahan parkir di tempat wisata itu hanya berada di bagian depan saja. Itu pun tidak tidak terlalu luas. Ketika akhir pekan dan libur panjang, jumlah pengunjung di tempat wisata itu membludak.
Lahan parkir yang tersedia tidak mampu menampung kendaraan pengunjung. Akibatnya, sebagian kendaraan pengunjung diparkir di tepi jalan raya. Kondisi itu mengganggu arus lalu lintas kendaraan di lokasi.
"Kendaraan pengunjung tidak hanya roda empat, tapi ada juga yang rombongan naik bus. Kadang busnya juga diparkir di pinggir jalan raya. Makanya sering ada komplain dari masyarakat soal itu," sambungnya.
Karena komplain itu, Pemkot Blitar berinisiatif membuat lahan parkir di sekitar wisata itu. Pemkot sudah melakukan pembebasan lahan untuk areal parkir di lokasi. Lahan untuk lahan parkir lumayan luas, cukup untuk menampung sekitar 50 unit bus.
Pemkot Blitar juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk pembangunan tempat parkir di kawasan itu.
"Pembebasan lahannya sudah, targetnya tahun ini pembangunannya sudah terlaksana. Lokasi lahan parkirnya di barat tempat wisata," ungkapnya.
Heru berharap pembangunan lahan parkir di kawasan WPSU juga dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata.
Selama ini, PAD dari sektor wisata paling banyak berasal dari retribusi parkir dan karcis masuk di kawasan wisata Makam Bung Karno.
Selama setahun, pendapatan dari retribusi parkir dan karcis masuk kawasan wisata Makam Bung Karno bisa mencapai Rp 1,5 miliar. Jika tempat parkir di kawasan WPSU terealisasi, maka PAD dari sektor pariwisata bisa lebih meningkat lagi.
"Selain untuk solusi terhadap komplain masyarakat, pembangunan tempat parkir di WPSU juga bisa menaikkan PAD dari sektor wisata," ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Agus Wahyudi, mengapresiasi langkah Pemkot Blitar membangun tempat parkir di WPSU.
Menurutnya, sudah lama kondisi parkir di tempat wisata itu menjadi permasalahan. Banyak warga yang mengeluhkan kondisi parkir kendaraan pengunjung di pinggir jalan.
Dikatakannya, dewan juga sudah mengusulkan ke Pemkot Blitar agar membangun tempat parkir di lokasi. Pembangunan tempat parkir di tempat wisata itu dapat menaikkan PAD dari sektor wisata.
"Sumber Udel juga salah satu ikon wisata di Kota Blitar, selain Makam Bung Karno," imbuh Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wisata-water-park-sumber-udel-kota-blitar_20180423_175152.jpg)