Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Samator Siapkan Capex Rp 200 Miliar untuk Pengembangan Jaringan hingga Timur Indonesia

Perusahan gas industri Samator Group di tahun 2018 ini menargetkan pertumbuhan kinerja antara 10 hingga 15 persen.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya/Srihandi lestari
CEO Samator Group Arief Harsono (ketiga dari kiri) dan Executive Vice President PT Aneka Gas Industri (AGI), grup usaha Samator, Rachmat Harsono (kedua dari kanan) menerima sertifikat ISO 9001: 2015 di Surabaya, Senin (23/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahan gas industri Samator Group di tahun 2018 ini menargetkan pertumbuhan kinerja antara 10 hingga 15 persen. Target tersebut hampir sama dengan capaian tahun 2017 lalu yang peningkatan penjualannya mencapai 11 persen.

CEO Samator Group Arief Harsono, mengatakan, pihaknya optimis target tersebut akan tercapai.

"Mengingat potensi pasar gas untuk industri di tahun 2018 ini masih cukup besar. Apalagi ada dorongan dari pemerintah untuk mengembangkan investasi di berbagai sektor," kata Arief di sela kegiatan penerimaan sertifikasi ISO 9001 : 2015 di Surabaya, Senin (23/4/2018).

Pembangunan infrastruktur yang sedang digalakkan pemerintah saat ini dipastikan mampu meningkatkan kinerja industri.

Hal ini ikut mendorong kinerja Samator Group yang bergerak di bidang produk pendukung industri, baik di sektor infrastruktur, barang konsumsi, manufacture dan medis.

Di tahun 2018 ini, Samator Group juga menyiapkan dana capex sebesar Rp 200 miliar untuk pengembangan jaringan. Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai pertumbuhan kinerja yang maksimal.

"Pengembangan gas industri tidak akan berhenti karen kebutuhan bertambah. Seperti rumah sakit juga makin banyak sehingga butuh oksigen, nitrogen dan lainnya," ungkap Arief.

Untuk medis, keberadaan jaminan sosial dari pemerintah seperti BPJS kesehatan membuat masyarakat sadar akan kesehatan dan rutin melakukan pengobatan baik saat sakit maupun sebelum sakit. Hal tersebut mendorong kebutuhan gas industri pun meningkat.

"Selain itu, produksi aneka gas kami juga mendukung industri lain yang berorientasi ekspor. Misalnya seperti biji kemiri yang dulu proses pengupasannya lama karena harus dijemur tapi sekarang bisa pakai inovasi gas sehingga prosesnya cepat dan Indonesia bisa ekspor kemiri," jelasnya.

Executive Vice President PT Aneka Gas Industri (AGI), yang merupakan grup usaha Samator, Rachmat Harsono menjelaskan saat ini Samator sudah memiliki 47 pabrik gas industri yang tersebar di 27 provinsi dan pangsa pasar 35 persen. Tahun ini Samator menargetkan bisa menguasai pasar sampai 30 provinsi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved