SBMPTN 2018
Panlok 50 Yakin Soal SBMPTN Tidak akan Bocor, Pengamanan Berlapis, Model Ujian UTBK
Pengamanan berlapis akan diberlakukan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamanan berlapis akan diberlakukan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan model ujian tertulis berbasis komputer (UTBK).
Ketua Panlok 50, Prof Djoko Santoso mengungkapkan hal ini merupakan antisipasi adanya hacker maupun soal yang bocor.
"Soal tidak akan bocor karena ada kode khusus, ada waktu khusus untuk membukanya, kalau waktunya tidak cocok tidak akan bisa, tidak semua orang yang bisa buka juga hanya orang tertentu," ungkapnya di sela uji coba UTBK di Fakultas Kedokteran Unair, Kamis (19/4/2018).
Ia menambahkan terdapat Standard Operation Prosedur (SOP) mengatasi kebocoran soal.
Ahli IT sudah dilibatkan mengantisipasi adanya kebocoran soal maupun gangguan hacker.
"Ada kode khusus, pengawas sudah di drill agar hacker kewalahan tidak masuk ke server," terangnya.
Prof Djoko menyebut sistem yang diterapkan menggunakan formasi pertahanan berlapis, tidak semua orang bisa mengaksesnya, hanya orang tertentu yang diserahi penanggung jawab langsung.
"Ada kriteria khusus posisi jabatan, secara detail pakai kode IT, karena itu dilakukan survei terlebih dahulu untuk melihat kelemahan sehingga segera dapat ditutup," ujarnya.
Panlok 50 menyediakan 2.770 komputer untuk UTBK di lima PTN di Surabaya.
Pendaftaran SBMPTN model UTBK mulai dibuka pada Rabu 18 April 2018 hingga 27 April 2018.
Pendaftaran online UTBK akan ditutup bila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi.
Berikut videonya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sbmptn-snmptn-ujian-masuk-perguruan-tinggi_20180405_080455.jpg)