Berita Sidoarjo

Bos Cleo Setor Rp 59 M ke KPP Madya Sidoarjo

Produsen air mineral Cleo sepanjang tahun 2017 terhitung menyetor pajaknya ke KPP Madya Sidoarjo sebesar Rp 59 miliar.

Bos Cleo Setor Rp 59 M ke KPP Madya Sidoarjo
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Para wajib pajak saat menerima penghargaan dari KPP Madya Sidoarjo pada Malam Palamarta 2018, Rabu (18/4/2018) malam. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sebanyak 100 wajib pajak (WP) mendapat penghargaan dari KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Madya Sidoarjo. Mereka adalah WP yang taat dan berkontribusi besar terhadap kinerja KPP yang berkantor di Jalan Juanda Sidoarjo.

Penghargaan itu diserahkan pada malam Palamarta yang digelar di hotel Shangrila Surabaya, Rabu (18/4/2018) malam. Satu diantara WP yang menerima penghargaan ini adalah PT Sariguna Primatirta.

Produsen air mineral Cleo tersebut sepanjang tahun 2017 terhitung menyetor pajaknya ke KPP Madya Sidoarjo sebesar Rp 59 miliar.

"Keberhasilan kami tak lepas dari peran pemerintah, termasuk KPP Madya Sidoarjo yang telah memberi asistensi kami di bidang perpajakan," kata Setio Wongso, Dirut Sariguna Primatirta.

Dalam acara tersebut, bos perusahaan yang merupakan bagian dari Tancorp Group dan Avian Group ini juga menceritakan beberapa pengalamannya mengurus perpajakan di KPP Madya Sidoarjo.

"Salah satunya, saat kami melakukan ekspansi dan pengajuan pemusatan PPN, prosesnya tidak lebih dari dua minggu. Ini sangat cepat," sebut bos perusahaan yang empat tahun berturut-turut meraih top brand award tersebut.

Selain Cleo, berbagai perusahaan besar lain yang beroperasi di Sidoarjo juga hadir dalam acara tersebut. Termasuk perusahaan-perusahaan yang omzet dan nilai pajaknya jauh lebih besar dibanding perusahaan ini.

Malam Palamarya sendiri merupakan ajang tahunan untuk menjalin keakraban dan menumbuhkan kesadaran wajib pajak di Sidoarjo.

"Kegiatan tahunan ini sebagai wujud terima kasih KPP Madya Sidoarjo kepada para wajib pajak yang telah dengan sadar dan dan tepat waktu membayar pajak yang dibebankan kepada mereka," terang Kepala Kantor KPP Madya Sidoarjo, Teguh Iman Wirotomo.

Sepanjang tahun 2017, KPP Madya Sidoarjo mampu mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp 6,973 triliun dari target Rp 6,941 triliun atau sebesar 100,46 persen. Angka itu mengalami pertumbuhan sebesar 13,99 persen dari tahun sebelumnya.

“Capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh WP di KPP Madya Sidoarjo. Khususnya kontribusi besar dari WP yang masuk 100 penerima penghargaan ini," sambung dia.

Capaian positif KPP Madya Sidoarjo juga berdampak positif terhadap kinerja Kanwil DJP Jatim II. Menurut Kakanwil DJP Jatim II Neilmaldrin Noor, Realisasi Penerimaan Kanwil DJP Jawa Timur II Tahun 2017 mencapai sebesar Rp 17,3 triliun atau mencapai 92,29 persen dari target Rp 18,75 triliun.

Tahun ini, diprediksi trend positif itu juga akan berlanjut. “Tahun 2018 hingga Maret, realisasi penerimaaan pajak di wilayah kami yang meliputi 16 kabupaten dan 2 kota di Jatim sudah mencapai 22 persen dari target penerimaan sebesar Rp 21,98 triliun,” terang Neil, panggilan Neilmaldrin Noor.

Sumber penerimaan pajak di DJP Jatim II, disebutnya paling besar berasal dari sektor industri pengolahan. Kemudian disusul industri perdagangan, industri jasa dan keuangan perbankan, serta administrasi pemerintah.

"Termasuk proyek-proyek kontruksi juga cukup banyak berkontribusi," pungkasnya.

Tags
Cleo
pajak
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved