Berita Surabaya

Sidang Dugaan Korupsi Mantan Walikota Batu, Yusril Minta Hakim Bebaskan Eddy Rumpoko, ini Alasannya

Yusril bersama tim pengacara Eddy Rumpoko bergantian membaca pledoi setebal 594 halaman.

Sidang Dugaan Korupsi Mantan Walikota Batu, Yusril Minta Hakim Bebaskan Eddy Rumpoko, ini Alasannya
surya/m taufik
Yusril Ihza Mahendra. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Yusril Ihza Mahendra meminta majelis hakim Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi)) Surabaya membebaskan Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER).

Hal itu disampaikan Yusril saat membacakan pledoi atas tuntutan jaksa KPK terhadap terdakwa ER dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (17/4/2018).

Yusril bersama tim pengacara ER bergantian membaca pledoi setebal 594 halaman.

"Kesimpulannya, dakwaan dan tuntutan jaksa tidak terbukti sama sekali," kata Yusril ditemui usai sidang.

Menurutnya, fakta-fakta dalam persidangan, analisis yuridis, keterangan para saksi, dan sejumlah alat bukti yang ada, semua yang didakwakan jaksa tidak terbukti.

"Tentang Alphard itu, sampai akhir persidangan juga tidak terbukti bahwa itu mobil hadiah atau gratifikasi terkait proyek. Hanya kelalaian Pak ER adalah mobil itu berada di Rumah Dinas," sambungnya.

Selama ini, kata dia, memang kerap pinjam atau sewa mobil untuk melayani tamu.

"Makanya tidak dicek ketika ada mobil Alphard parkir di sana," tandasnya.

Menanggapi pledoi tersebut, JPU dari KPK Ronald Ferdinand Warontika  menyatakan tetap pada dakwaan dan tuntutannya.

"Mendengar pledoi yang dibacakan terdakwa dan kuasa hukumnya, menurut kami tidak ada hal yang baru. Karena itu kami tetap pada dakwaan dan tuntutan kami," jawab jaksa Ronald Ferdinand saat ditanya majelis hakim.

HIngga akhirnya sidang ditutup dan akan dilanjutkan pada 27 April 2018 dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa ER oleh majelis hakim diketuai Unggul Warso Mukti.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved