Berita Sidoarjo

Puluhan Warga Menggelar Unjuk Rasa di Kejari Sidoarjo, Ini Tuntutan Mereka

Puluhan warga menggelar unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Ini tuntutan mereka

Puluhan Warga Menggelar Unjuk Rasa di Kejari Sidoarjo, Ini Tuntutan Mereka
surya/m taufik
Puluhan warga saat berunjuk rasa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Rabu (18/4/2018). Mereka mendesak kasus dugaan pungli di Desa Kepatihan segera dituntaskan. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Puluhan warga menggelar unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Rabu (18/4/2018) siang.

Sambil membentangkan sejumlah sepanduk dan poster, mereka bergantian orasi mendesak kejaksaan mengusut tuntas kasus pungli Prona PTSL di Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

"Kami datang untuk menanyakan perkembangan penanganan perkara ini di kejaksaan. Sudah dua minggu lebih kami lapor kok belum ada perkembangan," kata Subakri, koordinator aksi saat ditanya SURYA.co.id.

Dijelaskan, dalam program prona di Desa Kepatihan ada tarikan atau biaya di luar biaya resmi.

"Dalam aturannya kan biayanya cuma Rp 150.000. Tapi di sana ada yang ditarik sampai Rp 600.000," ujarnya.

Beberapa puluh menit kemudian, lima perwakilan pendemo ditemui Kepala Kejari Sidoarjo Budi Handaka di ruang kerjanya.

Pendemo pun menyampaikan berbagai keluhannya terkait kasus tersebut.

Bahkan, perwakilan pendemo itu juga mengaku kerap mendapat intimidasi dan teror gara-gara laporannya ini.

"Soal teror itu nanti pihak kepolisian yang menanganinya, silakan lapor. Sekarang kita fokus soal permasalahan Prona di Kepatihan," jawab Budi Handaka.

Dari pengumpulan data dan bahan keterangan yang sudah dilakukan.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved