Berita Surabaya

Tekuni Hobi Ukir Kayu Stigi, Karya Seniman Surabaya Ini Bernilai Ratusan Juta

Saat ini, Agus memiliki 25 koleksi ukiran yang masih tersimpan rapi di pojokan rumahnya. Ia tidak berniat menjualnya pada sembarangan orang.

Tekuni Hobi Ukir Kayu Stigi, Karya Seniman Surabaya Ini Bernilai Ratusan Juta
surya/ahmad zaimul haq
RT 4 RW 4, Kelurahan Klampis Ngasem, Sukolilo sekaligus seniman ukir, Agus nandar (68) saat menunjukan koleksinya yang dihargai hingga raturan juga, Senin (156/4/2018). ZAIMUL HAQ/SURYA 

Suasana sejuk dan rindang tak lepas dari kesan Kampung Deles yang berbenah diri. Salah satu rumah warga di gang tiga tampak menonjol dengan tumbuhan rambat yang menutupi teras rumahnya.

Pada bagian dalam teras terlihat berbagai jenis kuran berbentuk papan dari berama kayu. Bahkan, ada kayu mati bekas bonsai yang menjulang setinggi dua meter di teras.

Di bagian dalam rumah, terdapat beragam ukiran unik dengan berbagai ukuran dan bentuk, layaknya pusaka keluarga.

SURYA.co.id | SURABAYA - Kesan galeri ukiran memang terlihat di rumah seniman ukir, Agus nandar (68).

Pria yang menekuni pembibitan tanaman hias dan bonsai sejak 1980 ini juga dikenal sebagai seniman ukir kayu stigi.

“Awalnya suka bonsai, dari ilmu memahat batang bonsai agar alami saya bisa melihat serat di kayu stigi untuk diukur,” kata Agus.

Kayu stigi ini dikumpulkan bapak enam anak ini sejak mulai membonsai. Kayu stigi yang biasa dibonsai dan telah mati ini kemudian direndam air selama berbulan-bulan.

“Karena lahan terbatas, makanya saya beralih ke kayu. Sisa bonsai yang mati saya rendam dan saya ukir,” sambungnya.

Dari proses perendaman ini, kemudian kulit kayu akan mengelupas dan menunjukkan serat asli kayu. Dari serat ini maka akan dibentuk beragam ukiran sesuai dengan alur serat kayu. Bisa berupa naga, ular bahkan ikan.

“Kayu stigi ini mempunyai ciri–ciri keras, kuat dan juga dinamis. Proses perendaman bisa sampai enam bulan, pengukirannya sendiri ada yang sampai dua tahun,” ujar pria yang pernah meraih predikat Pahlawan ekonomi 6 tahun lalu ini.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved