Sosok

Sosok - Grantika Buche, Tato Itu Seni dan Tambah Penampilan Jadi Lebih Seksi

Perempuan yang bertato sebenarnya tak ada masalah. Bagi perempuan, tato bisa menambah penampilan jadi lebih seksi.

Sosok - Grantika Buche, Tato Itu Seni dan Tambah Penampilan Jadi Lebih Seksi
surya/ahmad zaimul haq
Grantika Buche 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi sebagian orang, perempuan yang memakai tato itu punya persepsi buruk. Namun, hal itu jadi berbeda bagi Grantika Buche. Public Relation Artotel Surabaya ini justru menganggap tato adalah bagian dari seni dan menunjang penampilan.

Perempuan yang disapa Buche ini telah memiliki sembilan tato di bagian tubuh yang terlihat. Ia pun berobsesi menggenapinya jadi 10 tato.

"Rencananya tato kesepuluh itu bentuknya palm tree black and white," kata Buche, Kamis (12/4/2018).

Perempuan yang lahir di Surabaya pada 16 Juni 1992 ini menuturkan pandangan dan stigma masyarakat terhadap tato masih selalu buruk dan negatif. Padahal menurutnya, tato adalah bagian seni, yang medianya di kulit tubuh.

“Saya pikir sah-sah saja orang bertato, karena itu seni. Asalkan, tatonya tak terlalu banyak, teratur dan gambarnya jelas serta ada maknanya. Kalau terlalu banyak tatonya, tentu malah gak bagus dan tak menarik,” paparnya.

Maka dari itu, dia melihat bahwa perempuan yang bertato, sebenarnya tak ada masalah. Yang penting bagaimana cara menempatkan diri.

Apalagi, bagi perempuan, tato bisa menambah penampilan jadi lebih seksi. Mengenai hal ini, Buche juga mengaku punya sembilan tato yang semuanya punya gambar jelas. Dari gambar tato itu, sebagian adalah bentuk mawar.

”Saya tak suka tato yang besar. Yang penting, tato itu ada maknanya dan terlihat. Saya punya tato di area tangan, kaki, leher dan telinga,” ujarnya.

Meski sudah punya sembilan tato di tubuh, Buche masih belum puas. Dia ingin menggenapi tato yang dimilikinya menjadi 10 buah.

Namun karena ingin punya tato pamungkas, maka gambar tatonya harus yang punya makna dalam. Dia pun berencana akan membuat tato bentuk palm tree warna hitam dan putih. Hanya saja, untuk tato terakhir ini, dia akan menempatkan di tempat tertutup, yakni di tulang rusuknya.

“Tato ini punya makna dalam, karena tujuan hidup saya adalah ingin tinggal di daerah pantai,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved