Alasan Warga seperti Kesurupan Berebut Menyentuh Bahkan Gigit Jenazah Tokoh Berusia 120 Tahun

Semasa hidup, Jro Mangku Rumpeg yang jadi rebutan pelayat dikenal sebagai sosok yang jujur dan bersahaja.

Editor: Tri Mulyono
TRIBUN BALI
Warga berebut menyentuh jenazah Jro Mangku Rumpeg. 

Menurut I Nyoman Mujana, para warga itu dalam kondisi setengah sadar, seperti kesurupan.

"Krama (warga) yang ikut ngarap itu, seperti kesurupan. Mereka setengah sadar. Setahu saya dari dulu, dalam pelaksanaan ngarap watangan ini, belum ada yang jenazahnya sampai jatuh. Meskipun diarak seperti itu," jelas Nyoman Mujana.

Setelah ngarap berjam-jam, jenazah dinaikkan ke bade/wadah untuk diaben, dan abunya dibuang (dilarung) ke pantai Jumpai.

"Setelah diarak, jenazah dinaikkan ke bade dan dilaksanakan proses pengabenan seperti pada umumnya, hingga abu jenazah dilarung ke pantai Jumpai," ungkapnya.

Baca: Sikap Lucinta Luna di Pemakaman Ibunya Ramai Disorot, Bertolak Belakang dengan Millendaru

Baca: Mayangsari Paling Disorot saat Bersanding di Antara Krisdayanti, Ussy dan Para Sosialita Tajir

 

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved