Sosok Inspirasi

Usaha Kerajinan Tas Batok Milik Ismarofi Berdayakan Ibu-ibu Rumah Tangga di Blitar

Setelah setahun bekerja borongan, Siti ditawari Ismarofi untuk menjadi pekerja harian.

Usaha Kerajinan Tas Batok Milik Ismarofi Berdayakan Ibu-ibu Rumah Tangga di Blitar
surya/samsul hadi
Perkerja mengemas tas batok ke dalam plastik. 

SAMBIL bersimpuh, tangan Siti Eko Wati dengan cekatan membungkus tas kerajinan batok menggunakan plastik bening di teras rumah Ismarofi, Rabu (11/4/2018). Tas yang sudah terbungkus plastik ditata di sampingnya.

Sedangkan di depannya masih banyak berjajar kerajinan tas batok yang belum terbungkus plastik.

“Saya sudah tiga tahun ini kerja di kerajinan batok,” kata Siti.

Ibu satu anak ini sebelumnya kerja di pabrik rokok di wilayah Kota Blitar. Pada 2015, dia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Setelah dua minggu menganggur, perempuan berambut panjang ini ditawari Ismarofi bekerja di usaha kerajinan batoknya.

“Awalnya, saya bekerja borongan. Saya hanya menempel batok ke bahan tas yang sudah setengah jadi,” ujarnya.

Setelah setahun bekerja borongan, Siti ditawari Ismarofi untuk menjadi pekerja harian. Pekerja harian ini berangkat mulai pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB. Berbeda dengan pekerja borongan. Waktunya lebih bebas. Dia juga bisa mengerjakan kerajinan tas batok di rumah sendiri.

“Saya menerima tawaran Pak Rofi sebagai pekerja harian. Kebetulan rumah saya dekat dengan rumah Pak Rofi,” katanya.

“Kalau buat ibu rumah tangga seperti saya, pekerjaan ini lumayan. Hasilnya bisa buat membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Hal sama dirasakan Neni Pramitasari (28). Sebelumnya, Neni hanya ibu rumah tangga. Setelah ada kerajinan batok, dia ikut bekerja borongan di tempat itu. Sekarang ibu satu anak ini bisa mendapat penghasilan sendiri.

Dia juga masih punya waktu untuk mengurus keluarga. “Pagi, setelah mengantar anak sekolah saya datang ke sini untuk menempel batok pada bahan tas. Bahan tas yang sudah ditempeli batok itu saya bawa pulang untuk dijahit di rumah. Siangnya saya masih bisa menjemput anak sekolah,” ujarnya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved