Sosok Inspirasi

Ismarofi Bertekad Jadikan Kelurahan Tanjungsari Blitar sebagai Wisata Edukasi Handycraft

Ismarofi masih mempunyai mimpi yang belum terwujud. Menjadikan lingkungannya sebagai destinasi wisata edukasi handycraft.

Ismarofi Bertekad Jadikan Kelurahan Tanjungsari Blitar sebagai Wisata Edukasi Handycraft
surya/samsul hadi
Ismarofi menunjukkan hasil karyanya berupa tas batok (kiri) dan pekerja menyelesaikan proses pembuatan tak batok. 

ROFI masih mempunyai mimpi yang belum terwujud. Menjadikan lingkungannya sebagai destinasi wisata edukasi handycraft atau kerajinan batok.

“Mimpi itu yang sekarang sedang saya rintis bersama masyarakat sekitar,” kata Rofi, Rabu (11/4/2018).

Sejumlah wisatawan dari luar kota bahkan mancanegara juga banyak yang berkunjung ke tempatnya untuk melihat proses pembuatan kerajinan batok.

Menurutnya, tinggal memoles sedikit saja untuk menjadika Kelurahan Tanjungsari sebagai kampung wisata edukasi kerajinan batok.

“Tinggal butuh galeri dan tempat workshop saja. Kalau nama, insyaallah banyak orang sudah tahu dengan kampung batok Tanjungsari,” ujarnya.

Kalau Kelurahan Tanjungsari bisa menjadi kampung wisata edukasi batok dampak secara ekonomi ke masyarakat bertambah banyak. Masyarakat sekitar bisa membuka bisnis kuliner dan menjadi pemandu bagi pengunjung. Masyarakat juga bisa menggali lagi potensi di lingkungannya.

“Tahun lalu, kami mengusulkan bantuan untuk membangun gapura masuk di lingkungan sini. Gapura itu kamu beri tulisan Kampung Batok,” ujarnya.

Ketua RW 9 Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Asror Arifin (65) mengatakan banyak dampak positif yang didapat warga dengan adanya kerajinan batok. Salah satunya, kerajinan batok itu telah membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Banyak ibu rumah tangga yang sebelumnya menganggur sekarang bisa mendapat penghasilan sendiri dari kerajinan batok.

“Banyak ibu-ibu rumah tangga yang kerja borongan membuat kerajinan batok. Setidaknya itu bisa mengangkat ekonomi mereka,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya kerajinan batok, lingkungannya juga semakin terkenal. Banyak orang luar kota yang datang ke lingkungannya untuk melihat proses pembuatan kerajinan batok. Dia juga berharap, lingkungannya bisa menjadi kampung wisata edukasi kerajinan batok.

“Kami sudah pernah mengusulkan ke kelurahan untuk membuat galeri dan workshop kerajinan batok, tapi belum ada respon. Secara berlahan kami ingin menjadikan kampung ini sebagai kampung wisata edukasi kerajinan batok,” katanya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved