Berita Bangkalan

Siswa TK Bangkalan Kompak Angkat Tangan saat Ditanya Ortu Tak Pakai Helm, Ini yang Terjadi

Kanit Dikyasa Polres Bangkalan, Ipda Didit Permadi, menjelaskan kegiatan edukasi dini berlalu-lintas itu tak hanya menyasar para siswa TK.

Siswa TK Bangkalan Kompak Angkat Tangan saat Ditanya Ortu Tak Pakai Helm, Ini yang Terjadi
surya/ahmad faisol
Brigadir Devi MU memandu sesi dialog dan tebak gambar rambu lalu-lintas dalam Pengenalan dan Pengetahuan Dini tentang Berlalu lintas terhadap Siswa TK dan PAUD di Taman Edukasi Lalu-lintas Polres Bangkalan, Jumat (6/4/2018) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Sesi dialog dalam Pengenalan dan Pengetahuan Dini tentang Berlalu lintas terhadap Siswa TK dan PAUD mengundang gelak tawa para Polisi Lalu-lintas (Polantas) dan orang tua siswa di Taman Edukasi Lantas Polres Bangkalan, Jumat (6/4/2018).

Beragam pertanyaan disampaikan Brigadir Devi MU di hadapan sedikitnya 100 siswa TK dari tiga desa; Parseh, Jaddih, dan Keleyan, Kecamatan Socah. Mulai dari perlengkapan keselamatan berkendara hingga pengenalan rambu-rambu lalu-lintas.

"Kalau jatuh dari motor akan sakit kalau tidak pakai helm. Ayo angkat angkat tangan, siapa orang tua adik-adik yang tidak pakai helm?," tanya Polwan Devi yang direspon oleh para siswa dengan mengangkat tangan kanan.

Melihat kepolosan anak-anak berusia di bawah lima tahun itu, para anggota satlantas dan orang tua siswa yang hadir terpingkal-pingkal.

Suasana semakin renyah ketika memasuki sesi tebak berhadiah tentang aneka rambu lalu-lintas. Di antaranya rambu dilarang berhenti, dilarang parkir, rambu penyeberangan, hingga tugu yang terbuat dari potongan knalpot brong.

Para polantas dan orang tua siswa kembali dibuat tertawa ketika Polwan Devi MU meminta para siswa menyebutkan arti warna merah, kuning, dan hijau pada rambu traffic light.

"Kalau lampu hijau apa artinya?," tanya Devi yang disahuti salah satu siswa dengan jawaban 'jalan-jalan.

Di taman edukasi itu, para siswa secara bergantian mengendarai motor dan mobil mainan menyusuri 'jalan raya' mini yang dilengkapi dengan aneka rambu. Beberapa siswa lainnya, memilih bermain ayunan.

Kanit Dikyasa Polres Bangkalan, Ipda Didit Permadi, menjelaskan kegiatan edukasi dini berlalu-lintas tersebut tak hanya menyasar para siswa TK.

"Ini sangat penting bagi anak-anak. Orang tua juga diharapkan mampu menyerap materi-materi pengenalan rambu-rambu dan fungsi perlengkapan keselamatan saat berkendara," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved