Berita Surabaya

Dua Pemuda Gagal Gelar Pesta Sabu, Gara-gara Ini

Kedua pemuda 18 tahun asal Jl Tempel Sukerejo, Tegalsari, Surabaya ini lebih dulu dibekuk Unit Reskrim Polres Rungkut.

surya/fatkhul alami
Kedua pelaku penyalahgunaan narkoba menunjukkan sabu saat ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Rungkut, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Keinginan Sono dan Zuki menggelar pesata sabu gagal. Kedua pemuda 18 tahun asal Jl Tempel Sukerejo, Tegalsari, Surabaya ini lebih dulu dibekuk Unit Reskrim Polres Rungkut.

Kedua pemuda penganguran itu tidak tahu jika menjadi incaran dan kejaran polisi. Mereka berdua sudah dibuntuti setelah membeli sabu di daerah Surabaya Utara.

“Kami sudah tahu kedua pelaku intu baru saja membeli sabu dan hendak dipakai bareng,” sebut Kompol Esti Setija Utami, Kapolsek Rungkut Surabaya, Kamis (5/4/2018).

Kedua pelaku yang naik motor akhirnya dihentikan polisi ketika berada di Jl Raya Gembong Surabaya atau tepatnya samping perlintasan rel Kereta Api (KA). Polisi yangs udah meyakini pelaku membawa sabu, selanjutnya melakukan penggledahan ke badan kedua pemuda itu.

“Kami menemukan sabu sdeberat 0,39 gram yang disimpang dibungkus rokok,” jelas Esti.

Dari temuan tersebut, kedua pemuda langsung digelandang ke Polsek Rungkut. Mereka melakukan pemeriksaan lanjutan atas kepemilikan sabu yang dibawa.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku membili satu poket sabu seharga Rp 150 ribu.

“Saya membeli sabu dari AA seharga Rp 150. Rencannya saya pakai berdua setelah sampai di rumah,” aku Sono.

Unit Reskrim Polsek Rungkut masih melakukan pengejaran sososk AA yang disebutkan pelaku merupakan pemasok sabu.

Kini Sono dan Zuki harus tinggal di sel tahanan Polsek Rungkut lantaran terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved