Berita Surabaya

Jembatan Suroboyo, Jadi Surga Rute Baru Para Goweser

"Surga rute kami ya di Jembatan ini. Kami ketagihan melintasi jembatan ini dengan bersepeda sebelum masuk kerja," ucap Irawan,

Jembatan Suroboyo, Jadi Surga Rute Baru Para Goweser
surya/nuraini faiq
Anggota komunitas Bersepeda ke Kantor melintas di Jembatan Suroboyo, Kamis (5/4/2018) pagi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seru dan indah saat melintas di ikon wisata baru Jembatan Suroboyo. Jembatan cantik di Pantai Kenjeran ini adalah surga bagi penggila gowes atau para komunitas sepeda. 

Seperti yang terlihat pada Kamis (5/4/2018) pagi tadi. Sekelompok pengayun sepeda ke tampat kerja itu menikmati sensasi jembatan di membelah Pantai Kenjeran sepanjang 800 meter itu.

"Surga rute kami ya di Jembatan ini. Kami ketagihan melintasi jembatan ini dengan bersepeda sebelum masuk kerja," ucap Irawan, salah satu pegawai sebuah kantor swasta di Surabaya Timur.

Bersama rekan-rekannya, Irawan kerap melintasi jembatan ini. Kalau sore hari malah terlihat indah saat matahari terbenam. Begitu juga pagi bisa mengamati matahari muncul perlahan. 

Irawan mengaku tak bosan meski berkali-kali memintasi Jembatan Suroboyo. Aspalnya halus, tikungan lembut, dan tanjakannya manis. Hiasan pantai menjadi sensasi senidiri.

Sejak pertengahan Juli 2016 lalu, jembatan dengan air mancur warna-warni dan menari itu bisa dinikmati warga. Tidak dipungut biaya masuk ke jembatan ini. 

Begitu juga saat malam hari dinyalakannya air mancur menari juga gratis.

"Berlaku Car free Night saat malam minggu. Air mancur menari dan kampu warna-warni yang Indah hanya nyala setengah jam. Pukul 19.30-20.00," kata Arifin, Petugas Satpol PP yang jaga pagi.

Karena keindahan ini, warga luar Kota Surabaya penasaran dengan ikon baru destinasi wisata Surabaya ini.

"Ini ajak istri dan anak naik jembatan Suroboyo. Penasaran. Ngeri-ngeri indah lihat pantai Kenjeran dari atas jembatan," ucap Ihsanul Haris, warga GKB Gresik.

Pria ini memarkir mobil di bawah jembatan dan naik sebentar. Sayang matahari sudah terik sehingga pemandangan laut panas. Mereka takut karena lantai jembatan berupa besi kerawang-kerawang yang bisa terlihat bawah laut dan jalan.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved