Breaking News:

Citizen Reporter

Saat Mahasiswa Jangan Tunda Berbisnis

Bisnis itu butuh daya tahan luar biasa. Selama satu semester, para mahasiswa mengemas usaha dan memasarkannya. Benar-benar butuh energi lebih.

Editor: Endah Imawati
Saat Mahasiswa Jangan Tunda Berbisnis
ist

Mencoba membuat usaha harus dilakukan sejak usia muda. Mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang merancang usaha.

Mereka membuat bazar kewirausahaan. Beberapa meja dijajar sebagai stan yang menjual berbagai kebutuhan di depan GKB 03 Fakultas MIPA, Kamis (29/3/2018).

Di depan meja tertulis nama produk yang bertemakan sains dan pendidikan. Itu seperti SKS yang singkatan dari Sedia Kopi Seduh atau S.Sc yang artinya Sweet Chrispy dan Sweet Clothes.

Mereka menjual makanan, minuman, hingga fashion. Tak hanya barang jadi, jasa juga ditawarkan. Yang menarik adalah penyedia jasa trip Gili Ketapang.

Cara mereka berpromosi membuat suasana meriah. Teriakan para penjual hingga rayuan tak jarang dilontarkan untuk menarik pembeli. Berpakaian unik juga menjadi salah satu strategi penjual untuk mencari peminat agar mau membeli barang dagangan.

Selama satu semester mereka menjalankan Mata Kuliah Kewirausahaan. Itu agar mahasiswa memahami, sarjana pendidikan tidak hanya bisa menjadi guru. Mereka juga mampu menjadi entrepreneur.

Kuliah sambil berdagang dilalui tiap hari. Sistem dan strategi setiap kelompok sudah dibagi. Omzet dan modal juga diatur secara bebas dan mandiri.

Tak mudah memang menjadi pedagang. Pasang surut penjualan hingga analisis terus dilakukan untuk membaca pangsa pasar. Diperlukan kreativitas dan disiplin untuk selalu meng-upgrade barang atau jasa yang ditawarkan.

Pusing memang , tetapi itu memang untuk melatih diri dan memiliki tanggung jawab. Pengalaman seperti itu memang harus dilatih, terlebih mahasiswa MIPA memang perlu diajak sering bersosialisasi dengan realita dan bukan hanya dengan teori.

“Berjualan memang sulit-sulit gampang. Banyak hal yang harus dipertimbangkan agar produk tidak hilang di pasaran. Salah satu hal yang terpenting yaitu promosi. Dengan promosi yang baik produk yang terjual juga bisa meningkat pesat,” ujar Ridwan Joharmawan, dosen Kewirausahaan.

Fithria Nur Rahmawati
Mahasiswa S1 Pendidikan IPA
Universitas Negeri Malang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved