Berita Tuban

Miris Pak Bupati, Nenek Kaminah Tuban Hidup Serumah dengan Kambing, Tak Lagi Dapat Bantuan

Bertempat tinggal di rumah dengan luas sekira 4x6 meter, nenek berusia 80 tahun itu tinggal bersama tiga ekor kambing peliharaannya.

Miris Pak Bupati, Nenek Kaminah Tuban Hidup Serumah dengan Kambing, Tak Lagi Dapat Bantuan
surya/m sudarsono
Nenek Kaminah hidup satu ruangan dengan kambing di rumahnya di Desa Jadi, Semanding, Kabupaten Tuban. 

SURYA.co.id | TUBAN - Nenek Kaminah warga Dusun Genengwetan, Desa Jadi, Semanding, Tuban, harus bertahan hidup seadanya dari belas kasih tetangganya.

Bertempat tinggal di rumah dengan luas sekira 4x6 meter, nenek berusia 80 tahun itu tinggal bersama tiga ekor kambing peliharaannya.

Kaminah mengaku rumahnya memang pernah direhab. Ia pun juga mendapat bantuan satu ekor kambing yang sekarang bertambah dua ekor.

Namun, pasca bantuan tersebut, ia sekarang sudah tidak pernah lagi mendapat bantuan uang tunai maupun bahan pangan dari pemerintah.

"Sudah tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah, sekarang diberi makan tetangga," ujarnya saat ditemui Surya di rumahnya, yang berada di belakang TK Walisongo, Rabu (4/4/2018).

Kondisi kehidupan nenek Kaminah makin miris, saat dia bercerita sudah tidak memiliki suami maupun anak dari hasil pernikahannya.

Di rumah kumuh penuh kotoran maupun kencing kambing yang membasahi lantai dari tanah liat itu, nenek Kaminah harus menahan bau apek maupun pesing.

Sebab, kambing-kambing itu tidak memiliki kandang khusus, melainkan letaknya berjajar dengan tempat tidurnya.

"Rumahnya memang ini, satu ruangan dengan kambing. Alhamdulillah masih banyak tetangga yang memberi makan," pungkasnya.

Pernyataan sama juga disampaikan tetangganya, Sawijah (55). Sampai saat ini dia mengaku masih memberi nenek Kaminah makan, karena sudah tidak ada lagi bantuan dari pemerintah.

Rumah nenek Kaminah di Dusun Genengwetan, Desa Jadi, Semanding, Kabupaten Tuban.
Rumah nenek Kaminah di Dusun Genengwetan, Desa Jadi, Semanding, Kabupaten Tuban. (surya/m sudarsono)

Perempuan yang rumahnya tak jauh dari TK Walisongo itu menyatakan prihatin atas kondisi yang dialami Kaminah. Sebab, nenek berusia 80 tahun itu hidup sebatang kara.

"Saya kasihan, nenek Kaminah hidup seorang diri. Jadi saya selalu memberinya makan, tetangga lainnya juga memberikan perhatian yang sama. Sudah tidak ada lagi bantuan uang tunai maupun beras dari pemerintah," tandas Sawijah.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved