Berita Gresik

Forpimda Gresik Siap Mengawal Pilgub Jatim Damai, Sambari Ingatkan Warga Berbondong-bondong ke TPS

Forum pimpinan daerah (Forpimda) dan penyelanggara pemilu Kabupaten Gresik sepakat menyelenggarakan pemilu damai.

Forpimda Gresik Siap Mengawal Pilgub Jatim Damai, Sambari Ingatkan Warga Berbondong-bondong ke TPS
surya/sugiyono
Deklarasi Pilgub Jatim damai di Gresik. 

Surya/Moch Sugiyono
DAMAI - Forkopimda Kabupaten Gresik berikrar ikut mendukung Pilgub Jatim 2018 berlangsung damai, Rabu (4/4/2018).

SURYA.co.id | GRESIK - Forum pimpinan daerah (Forpimda) dan penyelanggara pemilu Kabupaten Gresik sepakat menyelenggarakan pemilu damai. Kesepakatan tersebut dituangkan dan ditandatangani bersama.

Kesepakatan tersebut dilakukan dengan deklarasi Pilgub Jatim damai yang disaksikanparatur sipil negara (ASN), pengurus partai Politik dan penyelanggara pemilu yaitu KPU serta Bawaslu Kabupaten Gresik sampai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Serta tokoh agama dan ormas, TNI dan Polri.

"Nanti bapak-bapak dan ibu-ibu untuk mendukung penyelenggara, KPU dan Bawaslu dengan ramai-ramai datang ke TPS untuk memilih. Semoga pilihan kita bisa menentukan kebaikan bangsa dikemudian hari," kata Sambari.

Lebih lanjut Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim dan Forkopimda Kabupaten Gresik menyatakan siap mengawal keberlangsungan Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jawa Timur bersama dengan ASN dengan damai, aman dan lancar.

Sementara isi deklarasi Pilgub Jatim 2018 damai yaitu bahwa Forkopimda dan forkopimcam siap mendukung pelaksanaan tahapan pemilukada secara demokratis sesuai dengan aturan hukum.

Selaian itu, juga sepakat akan menolak segala bentuk kampanye hitam dan berita hoax yang provokatif yang bisa melanggar hukum dan norma agama.

Oleh karena itu, Sambari juga menghimbau agar penyelenggara pemilu betul-betul mengawasi pemasangan alat peraga kampanye (APK) agar tidak dipasang di tempat yang terlarang. Misalnya, spanduk dipaku di pohon, dilem hingga susah dilepas sehingga menyusahkan penyelenggara untuk menertibkan.

"Itu harus diawasi sebab sulit untuk dibersihkan," imbuhnya.

Dalam deklarasi tersebut dihadiri seluruh OPD di lingkungan Pemkab Gresik, KPU Kabupaten Gresik, Panwas Kabupaten Gresik, Perwakilan Parpol, Ormas, MUI, TNI, Polri dan masyarakat umum ikut menyaksikan.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved