Berita Surabaya

Diatur Petugas Linmas, Putar Arah di Surabaya Tak Lagi Dimintai Uang Pak Ogah

ada 40 petugas Linmas yang tiap hari disebar di setiap persimpangan tanpa lampu merah dan putar balik.

Diatur Petugas Linmas, Putar Arah di Surabaya Tak Lagi Dimintai Uang Pak Ogah
surya/nuraini faiq
Dua anggota Linmas SUrabaya saat mengatur U turn di Taman Lansia yang sebelumnya dijaga Pak Ogah, Selasa (3/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Beberapa bulan terakhir ini, warga di Surabaya dibuat nyaman dengan Petugas Linmas menjaga persimpangan jalan dan U Turn.

Pengguna jalan juga tidak perlu terpaksa mengeluarkan uang kecil untuk Pak Ogah menjulurkan tangan ke jendela mobil. 

Menurut Kabid Penanggulangan Bencana dan Linmas Pemkot Surabaya, Yudi Eko, saat ini ada 40 petugas yang tiap hari disebar di setiap persimpangan tanpa lampu merah dan putar balik.

Mereka terbagi dalam dua gelombang shift penjagaan. Petugas bergaji UMK Surabaya Rp 3,2 juta ini wajib  mengatur putar balik, mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Mereka tesebar di 20 titik U Turn dan pertigaan. 

"Pukul 06.00 WIB sudah harus bertugas  karena sudah banyak anak sekolah berangkat. Setiap titik U Turn dan pertigaan akan kami tempatkan dua petugas," kata Yudi, Selasa (3/4/2018).

Salah satu petugas Linmas, Yulian, mengaku dirinya awal-awal takut juga karena harus berhadapan dengan Pak Ogah yang kadang tubuhnya bertato. Tapi karena tugas, Yulian harus siap.

"Saya biasanya mendekati Pak Ogah dan bilang kalau saya hanya menjalankan tugas saya sesuai arahan pimpinan. Mohon Bapak berlalu dulu. Ngapunten," kata Yulian menirukan ucapannya kepada Pak Ogah pada awal-awal tugas.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved