Citizen Reporter

Tahu Walik Bumbu Rujak Madura

Tahu yang sudah digoreng, dibelah tidak terputus, dan dibalik. Bagian dalamnya ada di luar. Tahu goreng itu dicocol dengan sambal rujak khas Madura.

Editor: Endah Imawati

Tahu walik sedang banyak dicari. Yang ada di Sumenep berbeda. Meski asal camilan itu dari Banyuwangi, ketika masuk Sumenep ternyata banyak yang menyukai.

Tahu walik hampir sama dengan jajanan tahu bakso, yakni tahu yang dibelah kemudian dalamnya diberi daging. Namun, yang menjadi pembeda pada tahu walik adalah tahu yang telah dipotong hampir terpisah, kemudian kedua sisinya dibalik atau diputar sehingga bagian kulit tahu berada di dalam.

Sensasinya lebih unik dibandingkan dengan tahu bakso karena tahu walik prosesnya digoreng, bukan dikukus. Jadi, saat digigit renyah dan gurih.

Jika biasanya disajikan dengan saus sambal, tahu walik di Kecamatan Dungkek, Sumenep berbeda. Tahu walik disajikan dengan bumbu rujak yang pedas dan agak manis khas Madura.

Bumbu rujak khas Madura membuat tahu walik menjadi lebih gurih. Pedas bumbu rujak menjanjikan rasa unik.

Dengan lokasi berjualan yang ada di dekat Pantai Lombang membuat tahu walik bumbu rujak selalu dicari. Harganya benar-benar mengejutkan. Dengan Rp 500 sudah mendapat tiga tahu walik.

Tentu saja pengunjung tidak ingin rugi membeli sedikit. Justru dengan dipatok harga murah, pembeli akan memborong tahu walik untuk disantap dan dibawa sebagai oleh-oleh.

Jika sedang berwisata di Sumenep, tidak ada salahnya mencari lokasi tahu walik yang ada di Dusun Dungkek Laok RT 8/RW 3, Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Warung tahu walik buka mulai pukul 09.00-23.00. Masih bingung mencari? GPS punya jawabannya.

Nurul Amelia
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Trunojoyo Madura

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved