Berita Surabaya
Menghias Telur Paskah yang Aman Dikonsumsi, begini Caranya
Perayaan Paskah biasa dibarengi dengan berbagi telur. Ya telur paskah atau telur hias populer di Eropa, dan negara-negara lain.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Perayaan Paskah biasa dibarengi dengan berbagi telur. Ya telur paskah atau telur hias populer di Eropa, dan negara-negara lain seperti kebanyakan Asia.
Menghias telur paskah ternyata gampang-gampang susah. Terlebih jika ingin telur bisa dikonsumsi meski berwarna-warni.
Nadya Rollyna Pramita, pemilik bisnis kue Bolis Bake memberikan tips mewarna telur agar aman dikonsumsi.
"Mewarna telur tidak boleh sembarangan, kalau menggunakan pewarna harus pewarna makanan. Karena cangkang telur itu berpori, jadi kalau menggunakan pewarna yang tidak aman dikhawatirkan bahan kimia dari pewarna pindah ke telur," jelasnya, Jumat (30/3/2018).
Selain itu, Rolly menganjurkan untuk tidak menggunakan perekat lem tembak, dan lebih menggunakan perekat double tip.
"Telur direbus, usahakan air mendidih terlebih dahulu. Kemudian masukkan telur secara perlahan biar tidak pecah. Tunggu 10 sampai 12 menit angkat, tapi tergantung mau matang banget atau setengah matang," jelasnya.
Setelah diangkat, lanjut Rolly telur dimasukkan ke dalam air dingin sebentar hingga panasnya hilang. Kemudian baru hias.
"Pewarnanya masukin air, kalau ingin warna telur makin pekat bisa ditambah yang banyak. Nah untuk telur kalau pingin warna terang ya harus pakai telur ayam kampung soalnya telur ayam horn sudah ada warnanya," tambahnya.
Setelah direndam 5 detik, warna pastel (telur kampung) akan keluar. Kalau telur ayam kampung butuh 10 sampai 15 menit.
Terakhir telur juga bisa dilukis dengan Sugar Art Pen, yang bisa dikonsumsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/telur-paskah_20180330_220605.jpg)