Breaking News:

DPRD Kota Surabaya

DPRD Dorong Terwujudnya Pusat Rehabilitasi Narkoba, Ratih Retnowati Terharu Kunjungi Para Pecandu

DPRD Kota Surabaya mendorong agar kota ini memiliki tempat pusat rehabilitasi pecandu narkoba yang representatif.

surya/nuraini faiq
REHABILITASI - Wakil Ketua DPRD Surabaya Ratih Retnowati mengunjungi Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Yayasan Bambu Nusantara, Jl Nginden Surabaya, Rabu( 28/3/2018). 

SURYA.co.id |  SURABAYA - DPRD Kota Surabaya mendorong agar kota ini memiliki tempat pusat rehabilitasi pecandu narkoba yang representatif. Para korban penggunaan narkoba itu tidak saja dirawat secara medis, tetapi juga dipulihkan jiwa dan raga mereka.

"Generasi tunas bangsa banyak yang terlibat penggunaan narkoba. Namun, semua itu bisa dipulihkan," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Ratih Retnowati, Kamis (29/3/2018), usai mengunjungi Yayasan Bambu Nusantara di Jl Nginden Surabaya.

Untuk memulihkannya, kata Ratih, syaratnya harus ada penanganan yang komprehensif. Tidak sekadar ditangani secara medis, namun juga secara psikis, lalu mereka dibimbing, diarahkan, serta dihantarkan kembali ke masyarakat.

Perempuan yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya ini menilai perlunya pusat rehabilitasi korban narkoba di Kota Surabaya. Tempat yang tidak saja mengurusi kondisi kesehatan pecandu, namun juga untuk memulihkan psikis dan mental para pecandu.

Hingga saat ini ada ribuan generasi muda Surabaya yang diduga menjadi pengguna narkoba. Namun sayangnya, kota ini belum memiliki tempat rehabilitasi yang memadai bagi para korban penggunaan narkoba.

Mereka yang ketahuan menjadi pemakai narkoba hingga kecanduan hanya dibawa ke rumah sakit. Padahal, mereka perlu penanganan secara komprehensif hingga mengembalikan kondisi psikis dan mentalnya.

"Karena itu, kami salut dengan adanya pusat rehabilitasi alternatif ini (Yayasan Bambu Nusantara, -Red). Para pecandu ditampung dan disembuhkan dengan berbagai treatment di sini," kata Ratih yang sempat berdialog dengan para penghuni Yayasan Bambu Nusantara.

Yayasan Bambu Nusantara adalah salah satu pusat rehabilitasi korban dan pecandu narkoba di Surabaya. Saat ini, di yayasan ini ada 29 pecandu narkoba yang ditangani. Rata-rata usia muda, antara 18 hingga 38 tahun.

Sampai saat ini, belum ada pusat rehabilitasi pecandu narkoba milik pemerintah di Surabaya. Selama ini pemerintah hanya menangani para korban secara medis ke rumah sakit.

“Penanganan psikis dan mental untuk membangkitkan kembali semangat hidup agar mereka tidak kembali ke narkoba belum dilakukan. Karena memang tidak ada tempat rehabilitasi yang representative,” kata Ratih.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved