Berita Lamongan

Orang Gila Penyerang KH Hakam Mubarok Masih di Lamongan, Ternyata Baru Operasi Kelamin

Dari pertemuan dengan tim dokter RSUD dr Soegiri diketahui kalau operasi sudah dilakukan dan tidak dikenakan biaya alias digratiskan.

Orang Gila Penyerang KH Hakam Mubarok Masih di Lamongan, Ternyata Baru Operasi Kelamin
surya/hanif manshuri
Pertemuan Kapolres AKBP Feby D.P Hutagalung didampingi anggota dengan tim dokter RSUD dr Soegiri , dr. Eko dan dr. Aini. Suwaji dan , Sriana orang tua dari NT, Rabu (28/3) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Pelaku pengejaran Pengasuh Ponpes Karangasem Paciran, KH Abdul Hakam Mubarok, beberapa waktu yang lalu, Nandang Triana, ternyata masih ada Lamongan.

Namun, keberadaan Nandang tersebut untuk menjalani perawatan operasi kelamin di RSUD dr Soegiri.

Kapolres Lamongan, ABKP Feby DP Hutagalun, mengatakan Nandang mengidap penyakit kelamin akibat kerap mengikat kelaminnya dengan karet gelang. Kebiasaannya itu membuat alat vital Nandang abses dan harus dioperasi.

"Operasi dilakukan di RSUD dr Soegiri dan sudah ditangani," kata Feby usai menerima kedatangan tim dokter RSUD dr Soegiri di Mapolres Lamongan, Rabu (28/3/2018).

Dari pertemuan dengan tim dokter RSUD dr Soegiri diketahui kalau operasi sudah dilakukan dan tidak dikenakan biaya alias digratiskan.

Saat ini, Nandang masih dalam tahap perawatan penyembuhan dari operasi. Setelah ini, Feby sudah berkoordinasi dengan RSJ Lawang, Kabupaten Malang, untuk bisa membantu penyembuhan kejiwaan pelaku. Pihaknya akan membantu NT untuk proses pengobatan dan penyembuhannya.

"Kami sudah berkoordonasi dengan RSJ Lawang Malang," sambungnya.

Keberangkatan ke RSJ tentu harus menunggu kesembuhan setelah operasi kelamin. Ia juga berterimakasih kepada pihak RSUD dr Soegiri Lamongan yang tetap berkenan untuk membantu dan melakukan operasi terhadap Nandang.

Lebih jauh, Feby melanjutkan, pihaknya terkesan dengan penanganan RSUD dr Soegiri yang mengedapankan jiwa sosial tinggi, yakni menggratiskan biaya operasi kelamin Nandang.

"Selain mengalami gangguan jiwa, keluarga yang bersangkutan juga tidak mampu. Operasi gratis dari RSUD dr SOegiri ini patut diapresiasi," ungkapnya.

Dalam pertemuan ini, Feby didampingi Kasatreskrim AKP Yadwivana Jumbo Qantason beserta anggota dan Kabag Sumda Kompol Edi Cahyono. Sementara dari tim dokter RSUD dr Soegiri adalah Kepala Ruangan Suwaji beserta tim dr Eko dan dr Aini. Ikut pula, Sriana orang tua Nandang.

"Kami ke sini hanya ingin menyampaikan kalau operasi sudah selesai dilakukan dan semua biaya digratiskan," kata dr Eko, Wadir RSUD dr Soegiri.

Seperti diberitakan, Minggu (18/2/2018) lalu, Nandang melakukan pengejaran terhadap Pengasuh Ponpes Karangasem, Paciran, Lamongan, KH Abdul Hakam Mubarok.

Nandang saat itu berusaha akan memukul dan mengejar Mubarok mengajak berkelahi setelah diminta pergi dari pendopo pesantren. Nandang marah dan menantang sang kiai.

Setelah ditemukan anggota keluarganya, ternyata Nandang mengalami gangguan jiwa yang sudah empat tahun meninggalkan rumah.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved