Berita Blitar

Dindik Kota Blitar Lanjutkan Pembangunan Tahap Dua Gedung SMPN 3, Dananya Fantastis

Proses lelang ditargetkan selesai satu bulan. Begitu sudah ada pemenang lelang, proses pekerjaan langsung dilaksanakan.

Dindik Kota Blitar Lanjutkan Pembangunan Tahap Dua Gedung SMPN 3, Dananya Fantastis
surya/samsul hadi
Pengendara melintas di jalan raya depan lokasi pembangunan gedung baru SMPN 3, di lahan bekas bengkok Kelurahan Tanggung, Kota Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pembangunan tahap dua gedung baru SMPN 3 Kota Blitar di lahan bekas bengkok Kelurahan Tanggung segera dimulai. Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 23 miliar untuk pembangunan tahun dua tahun ini.

"Targetnya Mei 2018 pembangunan fisik tahap dua sudah dilaksanakan. Sesuai rencana proses pembangunan selesai tujuh bulan sampai November 2018," kata Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Dindik) Cabang Kota Blitar, Turkamandoko, Rabu (28/3/2018).

Turkamandoko menuturkan saat ini masih proses persiapan lelang pekerjaan pembangunan gedung. Proses lelang ditargetkan selesai satu bulan. Begitu sudah ada pemenang lelang, proses pekerjaan langsung dilaksanakan.

"Pembangunan gedung baru SMPN 3 harus selesai tahun ini," sambungnya.

Pembangunan tahap dua gedung baru SMPN 3 meliputi pembangunan ruang kelas, gedung internal, gedung eksternal, parkir, masjid, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya. Fasilitas penunjang ini berupa lapangan basket dan pujasera di sekolah.

"Ruang kelas yang dibangun di tahap dua ini untuk kelas tiga, jumlahnya ada 10 ruang kelas," ucapnya.

Sedangkan pembangunan tahap pertama sudah selesai akhir 2017 lalu. Anggaran pembangunan tahap pertama sekitar Rp 11 miliar. Pembangunan tahap pertama meliputi ruang kelas satu dan ruang kelas dua yang masing-masing berjumlah 10 kelas. Pagar keliling sekolah dan akses jalan.

"Untuk pagar bagian depan belum dikerjakan, rencananya dilakukan pada pembangunan tahap dua ini," ujarnya.

Kepala Dindik Cabang Kota Blitar, M Sidik, menambahkan pembangunan tahap dua ini merupakan pembangunan terakhir. Pembangunan gedung baru harus selesai tahun ini agar proses relokasi siswa dari gedung lama ke gedung baru bisa segera dilakukan.

"Tahun depan (2019), para siswa sudah bisa direlokasi ke gedung baru. Semua siswa bisa langsung pindah ke gedung baru, karena ruang kelasnya sudah mencukupi," imbuh Sidik.

Menurutnya, relokasi SMPN 3 perlu segera dilakukan karena gedung lama SMPN 3 di Jalan Sudanco Supriyadi sudah terlalu padat. Banyak sekolah di kawasan itu.

Saat jam berangkat dan pulang sekolah sering terjadi kemacetan di kawasan itu. Selain itu, bangunan gedung lama SMPN 3 merupakan cagar budaya.

"Di sana (gedung lama) sudah terlalu padat. Banyak sekolah yang berkumpul di kawasan itu. Harus dipecah biar lembaga pendidikan merata," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved