Berita Surabaya
Taruna AAL Dibatasi Mengakses Sosmed, Kalau Ketahuan Ini Sanksinya
Gubernur AAL berharap tren viral di sosmed karena kasus jangan pernah ada di lingkungan AAL.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL), Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, meminta kepada semua taruna dan taruni calon perwira AL ini tidak aktif di sosial media (sosmed) selama pendidikan. Jika ketahuan bisa kena sanksi.
"Akan kena sanksi jika mereka melanggar. Apalagi sampai membuka situs terlarang," kata Wuspo usai melantik Komandan Resimen (Danmen) AAL baru di Lapangan Arafuru, AAL Bumimoro, Surabaya, Selasa (27/3/2018).
Gubernur AAL berharap tren viral di sosmed karena kasus jangan pernah ada di lingkungan AAL. Meski diakui bahwa saat ini adalah era keterbukaan, bukan berarti AAL ikut-ikutan yang viral begitu.
"AAL harus membangun benteng terkait dengan pendidikan karakter dan ahlak. Kepribadian harus dibangun agar tak tertarik situs porno," tandas Wuspo.
Selama ini, semua taruna AAL dilarang membawa HP. Namun mereka boleh membawa laptop untuk tujuan pendidikan. Kalau pun ada yang membawa HP dititipkan di loker dengan pengawasan ketat pengasuh.
Informasi yang diterima, pernah suatu ketika taruna ketahuan membawa HP. Oleh pengasuh, semua ditindak. Tidak memandang anak pejabat. HP itu akan dirusak. Namun yang berhak merusak adalah taruna sendiri.
Gubernur AAL sendiri memimpin Serah terima jabatan secara militer dari Komandan Resimen AAL dari Kolonel Laut (P) Edwin kepada Kolonel Marinir Umar Farouq. Hadir dalam sertijab itu para Pejabat Utama AAL, Pengurus Cabang BS Jalasenastri AAL serta undangan lainnya.
Edwin akan menempati jabatan baru sebagai Komandan Lantamal V Surabaya. Sedangkan Umar Farouq sebelumnya menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir Piabung, Lampung.
Umar yang asal Kudus ini diminta meningkatkan kewaspadannya pada kecenderungan di era teknologi informasi. Danmen AAL baru ini harus memberi porsi pengawasan melekat pada 331 taruna AAL.
Umar adalah lulusan Akademi Angkatan Laut angkatan ke-39 tahun 1993. Di AAL, pria ini bukan sosok asing. Pernah menjabat Komandan m Batalyon-1 Resimen AAL dan juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Marinir AAL.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gubernur-aal_20180327_163625.jpg)