Breaking News:

Berita Surabaya

Segera Disidang, Berkas Ayah Cabuli Anaknya yang Difabel Dikirim ke Kejati

Begitu nama ayahnya disebut, ibu korban langsung menangis. Yonathan justru duduk di luar gedung ruang Renakta seolah tidak terjadi apa-apa.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: irwan sy
net
Ilustrasi Pencabulan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berkas penyidikan tersangka Yonathan Harianto Marpaung, 39, yang diduga tega mencabuli anaknya, KYM (11), dikirim penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Pengiriman berkas tahap awal itu dilakukan setelah penyidik yang dikomando AKBP Rama Samtama Putra menyelesaikan materi pemeriksaan saksi dan tersangka.

"Sekarang kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari kejaksaan. Apakah ada petunjuk atau penyempurnaan berkas," tutur Kasubdit Renakta AKBP Rama Samtama Putra, Selasa (27/3/2018).

Lulusan Akpol 2001 ini menjelaskan jika berkas perlu penyempurnaan akan segera dilakukan. Karena penyidik tidak ingin berkas tersebut bolak balik dari jaksa ke penyidik.

"Kepinginnya begitu diserahkan langsung dinyatakan sempurna oleh jaksa," ungkapnya.

Perbuatan Yonathan tinggal di Rungkut Tengah, Kelurahan Rungkut, Gununganyar mencabuli anaknya, KYM yang masih duduk di kelas V sebuah SD swasta di kawasan Rungkut. Atas perbuatan ayahnya, korban tak berani menceritakan pada ibunya. Tak pelak, korban yang mengalami disabilitas itu akhirnya terulang beberapa kali.

Kekejian tersangka terungkap setelah istrinya disuruh melaporkan ke Polda Jatim. Namun yang dilaporkan bukan Yonathan tapi 8 orang terdiri dari teman sekolah dan ayahnya dan beberapa guru korban.

Pascalaporan, penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim tidak langsung percaya jika korban yang masih belia sampai dipedayai 8 orang. Apalagi korban mengalami disabilitas sehingga penyidik mulai menganalisa laporan dari ibu korban.

Munculnya nama 8 orang itu setelah Yonathan bertanya pada korban. Siapa saja yang pernah meniduri kamu. Korban yang tidak tahu apa-apa hanya bengong. Setelah korban ditanya lagi di hadapan ibunya, korban akhirnya asal saja mencatut nama 8 orang.

Selama penyelidikan berlangsung, Yonathan selaku orang tua KYM kerap menghubungi Kanit Renakta, Kompol Yasintha Mau untuk menanyakan perkembangan penyidikan. Penyidik akhirnya memboyong korban ke gedung Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) RS Bhayangkara selama sepekan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved