Berita Surabaya

Polisi Pastikan Pria di Surabaya ini Tewas Dibunuh, Berikut Fakta - faktanya

Unit Reskrim Polsek Karangpilang Surabaya menemukan fakta baru terkait kematian Fendik Tri Oktasari.

Polisi Pastikan Pria di Surabaya ini Tewas Dibunuh, Berikut Fakta - faktanya
zee news
ilustrasi gantung diri 

SURYA.co.id | SURABAYA – Unit Reskrim Polsek Karangpilang Surabaya menemukan fakta baru terkait kematian  Fendik Tri Oktasari.

Pria 27 tahun yang awalnya diduga tewas lantaran bunuh diri di rumahnya, Sawah Gede, Kedurus, Karangpilang ini dipastikan meninggal lantaran dibunuh.

Kepastian ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Iptu Marji Wibowo, Selasa (27/3/2018).

Menurut Marji, korban tewas lantaran menerima pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang.

“Diduga korban ini dipukul pakai palu, karena di kepala bagian belakang ada bekas luka pukulan,” sebut Marji saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (27/3/2018).

Keyakinan Marji menyebut korban tewas karena dibunuh, setelah mengetahui hasil outopsi yang dilakukan dokter forensik RS dr Soetomo terhadap jasad korban.

Hasil outopsi menyebutkan, ada dua luka bekas pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang korban.

“Jadi, korban tewas bukan bunuh diri. Hasil outopsi menyebutkan ada luka dan itu yang menyebabkan meninggalknya korban,” beber Marji.

Merji menuturkan, pihaknya sudah mengetahui dan mengantongi ciri-ciri pelaku yang menyebkan tewasnya korban. Saat ini masih dilakukan pengejaran dan diyakini dalam waktu dekat bakal tertangkap.

“Mohon doanya saja, semoga saya bisa mengungkapnya,” ucap Marji.

Fendik tewas di rumahnya dalam posisi berlutut pada Sabtu (24/3/2018) dini hari.

Saat ditemukan istrinya, Desy Ayu Indriani, korban berlutut di lantai dan lehernya terikat tali.

Kecuali itu mulut korban dalam keadaan tertutup lakban dan telinganya mengenakan headset.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved