Rabu, 13 Mei 2026

Berita Blitar

Kartu Perdana Terblokir, Ratusan Warga Blitar Gruduk Gerai Indosat

Sejumlah warga mengantre di depan gerai Indosat hendak mendaftarkan ulang kartu perdana yang telah terblokir.

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
surya/samsul hadi
Sejumlah warga terlihat antre di depan Gerai Indosat, Jl Kalimantan, Kota Blitar, Selasa (27/3/2018), untuk mendaftarkan kartu perdananya yang telah diblokir. 

SURYA.co.id | BLITAR - Ratusan pemilik kartu perdana Indosat ramai-ramai mendatangi Gerai Indosat di Jl Kalimantan, Kota Blitar, Selasa (27/3/2018). Mereka ingin mendaftarkan ulang kartu perdana yang sudah terblokir.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga tampak mengantre di depan gerai Indosat. Sebagian lagi mengantre di dalam ruangan. Rata-rata mereka hendak mendaftarkan ulang kartu perdana miliknya yang telah terblokir.

Seperti yang dialami Danu Herlambang (21), asal Kelurahan Tanjungsari, Sukorejo, Kota Blitar. Kartu perdana milik Danu terblokir sejak Senin (26/3/2018) malam.

Kartu perdananya sudah tidak dapat buat mengirim pesan singkat dan telepon. Dia mendapat pemberitahuan agar mendaftarkan kartu perdananya ke gerai Indosat.

"Saya memang belum pernah mendaftarkan kartu perdana saya. Sekarang ini baru mau daftar karena sudah terblokir," kata Danu.

Danu mulai antre di galeri Indosat sejak pukul 09.00 WIB. Dia mendapat nomor antrean 299. Sampai pukul 11.30 WIB, Danu belum mendapatkan giliran untuk daftar ulang kartu perdananya.

"Antrenya banyak, saya antre pukul 09.00 WIB sampai sekarang belum dipanggil," ujarnya.

Hal sama dialami Hermanto (28), warga Desa Tlogo, Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kartu perdana milik Hermanto juga terblokir. Padahal, sebelumnya, ia sudah mendaftarkan kartu perdana sendiri dan sudah mendapat pemberitahuan pendaftaran kartu perdananya berhasil.

Tetapi, beberapa hari lalu, ia mendapat pemberitahuan lagi dari operator untuk mendaftarkan kartu perdananya. Hermanto mengabaikan pemberitahuan dari operator itu. Pada Senin (26/3/2018) malam, tiba-tiba kartu perdananya sudah tidak dapat untuk mengirim pesan singkat dan telepon. Kartu perdananya telah terblokir.

"Saya juga dapat pemberitahuan agar datang ke gerai Indosat. Makanya hari ini, saya datang ke sini untuk registrasi ulang," imbuh Hermanto.

Warga lain, Wawan Ari Wahyudi (21), juga mengalami hal sama. Pemuda asal Garum, Kabupaten Blitar, ini juga mendaftarkan ulang kartu perdana miliknya yang sudah terblokir ke gerai Indosat. Ia datang ke gerai Indosat sejak pukul 08.00 WIB dan baru selesai pukul 11.30 WIB.

"Saya tadi dapat nomor antrean 170. Sekarang baru selesai, kartu perdana saya sudah aktif lagi," tandas Wawan.

Sekuriti Gerai Indosat Kota Blitar, Diki Alif mengatakan warga mulai ramai mendaftarkan kartu perdana di gerai sejak Senin (26/3/2018). Sehari, jumlah antrean warga yang hendak mendaftarkan ulang kartu perdana mencapai 500 orang.

Warga mulai antre sebelum gerai dibuka. Gerai Indosat Kota Blitar mulai buka pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. Ada empat petugas yang melayani pendaftaran kartu perdana di gerai itu.

"Mulai kemarin memang sudah ada pemblokiran kartu perdana yang belum registrasi. Makanya, jumlah orang yang antre mendaftarkan ulang kartu perdana di gerai bertambah banyak," tukas Diki.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved