Berita Bondowoso

Update Warga Bondowoso Keracunan Gas Kawah Gunung Ijen, Begini Kondisi Terbaru Mereka

Update warga Bondowoso keracunan gas dari Kawah Gunung Ijeng. Begini kondisi terbaru mereka

Update Warga Bondowoso Keracunan Gas Kawah Gunung Ijen, Begini Kondisi Terbaru Mereka
istimewa
Kawah Gunung Ijen 

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Sebanyak 27 warga Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, yang sempat dirawat di Puskesmas Ijen karena menghirup gas beracun dari kawah Gunung Ijen sudah pulang.

Mereka adalah warga tiga dusun di Desa Kalianyar yang berada di bantaran Sungai Kalipait.

Dokter umum Puskesmas Ijen, dokter Dimas Andreanto mengatakan, pasien terakhir yang dirawat di puskesmas yang berada di kaki Gunung Ijen tersebut sudah pulang, Jumat sore (23/3/2018).

Sementara, satu pasien yang dirujuk ke ICU RSUD Bondowoso sudah dipindahkan ke ruangan umum dan dijadwalkan akan pulang hari ini.

"Pasien atas nama David saat datang ke sini pada Rabu (21/3/2018) malam langsung kami bawa ke RSUD Bondowoso karena pingsan dan juga kejang. Jadi setelah mendapatkan fasilitas pertolongan pertama, kami bawa ke ICU termasuk juga untuk cek gas dalam darah," ujar dokter Dimas, Sabtu (24/3/2018).

Menurut Dimas, rata-rata pasien yang datang mengeluhkan mual, pusing, tenggrokan tercekik dan juga kesulitan bernafas.

Jika tidak memiliki penyakit penyerta, biasanya pasien yang terkena paparan gas beracun paling lama dirawat dua hari.

"Gas beracun ini juga terhirup bisa sampai ke susunan syarat pusat. Jika tidak segera dihindari dan ditangani bisa membuat kejang dan juga kematian," kata dia.

Untuk pertolongan pertama, menurut Dimas, jika ada masyarakat yang terpapar gas beracun sebisa mungkin harus menjauh dan menggunakan masker khusus atau kain yang dibasahi.

Kain basah itu kemudian ditutupkan ke hidung, untuk menyaring udara yang dihirup.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved