Pilkada 2018

Singgung 60 Persen KK di Jatim dalam Kondisi Tak Mampu, Khofifah Dorong Usaha Padat Karya

Usaha padat karya seperti yang ada di Kota Delta ini penting dimajukan untuk mengatasi keadaan tersebut.

Singgung 60 Persen KK di Jatim dalam Kondisi Tak Mampu, Khofifah Dorong Usaha Padat Karya
surya/fatimatuz zahro
Cagub Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke usaha padat karya bumbu masak Machmudah. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa, mendorong agar industri rumahan yang padat karya bisa lebih mudah mendapatkan perizinan, baik dari BPOM dan juga dari MUI. Hal itu disampaikan Khofifah usai mengunjungi usaha pembuatan bumbu Machmudah di Tanggulangin, Sabtu (24/3/2018).

Usaha yang memiliki pekerja sebanyak 150 orang itu hingga kini menjadi idola ibu-ibu yang gemar memasak di dapur. Mereka menghasilkan bumbu rawon, gule, kare, lodeh, dan sejumlah bumbu masakan instan yang lain.

"Yang penting bahwa izin dari BPOM, izian kesehatan, dan lainnya, pemerintah harus memberikan mediasi untuk bisa memberikan perlindungan pada produk seperti bumsi masakan ini," kata Khofifah.

Menurutnya, perizinan tersebut juga penting bagi calon pembeli. Hal ini karena akan berpengaruh pada kepercayaan bagi calon pembeli untuk mau mengonsumsi produk hasil industri rumahan tersebut.

Saat berkunjung ke usaha tersebut, Khofifah sempat menjajal mengaduk bumbu secara manual di atas wajan.

"Berkunjung ke tempat seperti ini bagi saya selalu menarik. Saya selalu memberikan apresiasi usaha yang padat karya artinya memberikan kehidupan pada masyarakat luas apalagi, bahkan mereka pekerja di sini tidak membutuhkan skill yang khusus, tidak sekolah juga bisa," sambungnya.

Khofifah menyebut 60 persen kepala keluarga di Jatim dalam keadaan kurang mampu. Usaha padat karya seperti yang ada di Kota Delta ini penting dimajukan untuk mengatasi keadaan tersebut.

Ke depan, pihaknya mendorong inisiator pengusaha rumahan padat karya di ruang-ruang kreativitas dengan memanfaatkan pemberdayaan dan keunggulan masyarakat sekitar.

Karena jika banyak tenaga kerja diberdayakan akan bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved