Citizen Reporter

Ini Jamur Manja, Ruang Harus Ber-AC

Restoran Je Jamuran di Sleman, Yogyakarta, menawarkan paket ingin tahu. Selain menikmati hidangan aneka jamur, pengunjung bisa belajar bertanam jamur.

Ini Jamur Manja, Ruang Harus Ber-AC
ist

Kalau sedang berjalan-jalan ke Yogyakarta, nggak ada salahnya mampir ke Sleman. Wisata kuliner di Sleman cukup menarik.

Bagi vegetarian pasti recommended banget. Yupz, Je Jamuran, salah satu rumah makan keluarga yang didirikan Ratijo sejak 2006. Tempat makan itu sukses mendatangkan pecinta kuliner Nusantara.

Menu yang disajikan tidak jauh dari brand rumah makan itu. Semua makanan tersaji dari olahan jamur. Ada sate jamur yang mak nyus, rendang jamur, sop jamur, tempe jamur, sampai tongseng jamur pun ada. Jangan ditanya untuk masalah kualitas rasa, dijamin ketagihan.

Membicarakan rumah makan keluarga, jangan berpikir hanya akan ada meja dan etalase makanan. Je Jamuran cocok banget untuk anak muda. Banyak spot foto yang Instagramable dan jamur banget.

Resto Je Jamuran tidak hanya menyuguhkan makanan siap saji. Pemiliknya telah mendesain rumah makannya sebagai tempat kuliah bisnis. Banyak instansi maupun mahasiswa yang datang untuk mendengarkan sepak terjang merintis usaha jamur yang ada di Yogyakarta.

Usaha itu dimulai dari door to door menjajakan jamur siap santap. Ada juga masa-masa pelanggan yang selalu minta gratisan hingga berdirinya rumah makan keluarga saat ini.

“Selain makanan yang wuenaak, di sini juga bisa mendapat ilmu kewirausahaan langsung dari pemiliknya,” kata Faizul peserta workshop (4/3/2018).

Pengunjung bukan hanya dimanjakan dengan santapan lezat di rumah makan Je Jamuran tetapi bisa langsung menikmati dan terjun dalam budidaya jamur. Itu menjadi nilai lebihnya.

Tidak jauh dari resto, pengunjung sudah bisa belajar dan melihat proses budidaya jamur dari berbagai jenis. Jamur untuk hidangan sehari-hari hingga jamur untuk pengobatan yang diekspor ke berbagai negara salah satunya Tiongkok.

Lahan yang luas dan tempat budidaya jamur memang didesain untuk orang-orang yang ingin belajar mengenai jamur. Tenang saja, tidak akan tersesat jika berkeliling di tempat budi daya jamur. Tersedia tourguide yang siap menjelaskan dan mengajak menyusuri setiap sudut lahan serta kamar jamur.

“Tahu sendiri ya, Yogyakarta itu sekarang panas dan jamur harus berada di suhu rendah. Solusinya ya kami memakai AC di kamar-kamar budidaya jamur,” jelas Ratijo.

Pengunjung bisa menyaksikan langsung jamur segar berpolibek dan ditempatkan di ruang ber-AC. Pengunjung dapat menyaksikan ibu-ibu yang sibuk membuat tempe jamur dan mengumpulkan jamur-jamur segar usai dipanen.

Lelah berkeliling? Kembali saja ke resto dan menikmati makanan. Selain disuguhkan dengan aneka ragam masakan jamur, pengunjung juga bisa menikmati pijat refleksi yang menggunakan ikan dengan cuma-cuma.

Konsep membuat tempat makan sekaligus tempat belajar itu menyenangkan. Wisata edukasi itu dapat dinikmati anak-anak hingga orang dewasa.

Arni Nur Laila
Mahasiswa Bimbingan dan Konseling
Universitas Negeri Malang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved