Breaking News:

Berita Malang Raya

Dua Calon Wali Kota Malang Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka di Mapolres Kota Malang

Dua calon Wali Kota Malang M Anton dan Yaqud Ananda Gudban tiba di Mapolres Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya/hayu yudha prabowo
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa koper usai melakukan Penggeledahan di rumah mantan Anggota DPRD Kota Malang, Yaqud Ananda Gudban di jalan Ijen, Kota Malang, Selasa (20/3/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Wali Kota Malang non aktif M Anton tiba di Mapolres Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Kamis (22/3/2018). Anton tiba di Mapolres Malang Kota sekitar pukul 10.00 wib.

10 menit kemudian menyusul Yaqud Ananda Gudban.

Nanda juga ikut diperiksa dengan status sebagai tersangka.

Tidak ada komentar yang keluar dari keduanya.

Begitu keluar dari mobil masing-masing, Anton dan Nanda langsung masuk ke Aula Rupatama.

Sebelumnya, dua Calon Wali Kota Malang yang bertanding di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2018 menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Keduanya adalah Yaqud Ananda Gudban dan M Anton.

Hal ini diketahui setelah salah satu Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan memberikan keterangan secara resmi dalam konferensi pers di gedung KPK, Rabu (21/3/2018) sore.

KPK menetapkan 19 orang tersangka baru dalam perkara dugaan Tipikor dalam pembahasan Perubahan APBD Kota Malang tahun anggaran 2015.

KPK menyebut ke-19 orang itu terdiri dari MA (M Anton) Wali Kota Malang periode 2013 - 2018, dan 18 sisanya adalah anggota DPRD Kota Malang periode 2014 - 2019.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved